Bagikan Berita/artikel ini
Bogor| centralberitarakyat.com – Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik di kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor, menyita perhatian publik sekaligus menyoroti pengorbanan petugas pemadam kebakaran yang berjibaku di tengah kondisi ekstrem. Senin (30/3/2026).
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/3) sekitar pukul 15.30 WIB itu dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar seperti plastik dan terpal.
Kobaran api sulit dikendalikan, sehingga proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga sekitar tujuh jam sebelum akhirnya berhasil dipadamkan pada malam hari.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengungkapkan sedikitnya 50 personel telah diterjunkan ke lokasi untuk menangani kebakaran tersebut.
“Anggota saya sudah di lokasi 50 orang, belum termasuk relawan, TNI, dan Polri/Brimob,” ujar Yudi, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, petugas menghadapi tantangan berat berupa kepulan asap tebal dan suhu tinggi selama proses pemadaman. Dukungan dari unsur gabungan turut membantu agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Namun, kerasnya proses tersebut berdampak pada kondisi fisik petugas. Sejumlah anggota Damkar dilaporkan mengalami kelelahan usai bertugas, bahkan beberapa di antaranya harus mendapatkan penanganan medis di lokasi, termasuk bantuan oksigen untuk memulihkan kondisi.
Seorang warga, Andi (38), mengatakan petugas bekerja tanpa henti sejak awal kejadian.
“Api besar sekali, asapnya tebal. Petugas Damkar terus bekerja tanpa henti, kami sangat terbantu karena api tidak sampai ke permukiman,” ujarnya.
Warga lainnya, Siti (45), mengaku sempat diliputi kekhawatiran saat api terus membesar.
“Kami panik karena takut merembet, tapi petugas sigap. Walaupun terlihat kelelahan, mereka tetap bertahan sampai api padam,” katanya.
Hingga kini, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas, sekaligus mencerminkan dedikasi mereka dalam melindungi keselamatan masyarakat di tengah situasi darurat.
(Fakih)
