Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com, Kota Depok kembali bersiap mencatat sejarah baru di dunia seni dan budaya. Sanggar Ayodya Pala, di bawah pimpinan Budi Agustinah, akan menggelar kegiatan spektakuler bertajuk “Tari Bersama 1.000 Penari untuk Indonesia”, yang ditargetkan memecahkan Rekor Dunia MURI pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB, bertempat di Depok Open Space (DOS).
Dalam pernyataannya, Budi Agustinah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Depok beserta jajaran pemerintah daerah, para sponsor, pimpinan cabang Ayodya Pala, pelatih, orang tua penari, anggota karang taruna, serta masyarakat Depok yang senantiasa mendukung pelestarian budaya.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semangat kebersamaan dan cinta terhadap budaya menjadi kekuatan kami untuk terus berkarya,” ujar Budi.
Kegiatan yang digagas Ayodya Pala ini akan menampilkan lebih dari 1.000 penari, mulai dari anak usia 5 tahun hingga 35 tahun, termasuk belasan anak berkebutuhan khusus yang turut berpartisipasi dengan penuh semangat.
Menurut Budi, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada rekor semata, tetapi juga sebagai gerakan kebangkitan nilai-nilai budaya dan pendidikan karakter generasi muda.
“Kami sadar masih banyak kekurangan dalam persiapan dan penampilan nanti. Namun semangat kebersamaan, kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter, dan rasa cinta terhadap budaya membuat kami terus maju,” tambahnya.
Dengan tema besar “Cinta Budaya, Cinta Tanah Air”, acara ini diharapkan mampu menginspirasi para seniman dan budayawan di seluruh Indonesia untuk terus berkreasi serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus bangsa.
“Kami ingin menanamkan bahwa menjadi generasi yang cinta budaya adalah bagian dari membangun negeri yang damai, berkarakter, dan berbudaya,” tutup Budi penuh harap.
Ajang pemecahan Rekor MURI Tari Massal Ayodya Pala 2025 ini diprediksi akan menjadi salah satu perhelatan budaya terbesar di Kota Depok, sekaligus mempertegas posisi Depok sebagai kota yang dinamis dan sarat dengan energi kreatif anak mudanya.
(NW)