Wamenag Muhammad Syafi’i Hadiri Harlah PGMI ke-17: Soroti Nasib Guru Madrasah dan Komitmen Kemenag Naikkan Anggaran

Bagikan Berita/artikel ini

centralberitarakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Muhammad Syafi’i, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-17 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) yang berlangsung khidmat di Sky World, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (23/7/2025).

Dalam sambutannya, Wamenag menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas eksistensi PGMI yang terus konsisten dalam membina para pendidik madrasah agar tumbuh menjadi insan berakhlak mulia dan profesional.

> “Saya ucapkan terima kasih karena bisa bersilaturahmi dengan para guru madrasah dalam Harlah ke-17 PGMI ini. Madrasah adalah benteng moral bangsa yang tidak boleh dipandang sebelah mata,” ujarnya di hadapan ratusan peserta yang hadir.

Wamenag mengungkapkan fakta menarik bahwa sejarah pendidikan madrasah di Indonesia sebenarnya lebih tua dibandingkan usia negara Republik Indonesia sendiri. Berdasarkan data Kementerian Agama, saat ini hanya 8% madrasah yang berstatus negeri, sementara 92% sisanya dikelola oleh pihak swasta.

> “Mayoritas madrasah kita dikelola swasta dengan berbagai keterbatasan. Bahkan banyak guru madrasah yang hanya menerima gaji sekitar satu juta rupiah per bulan. Namun mereka tetap sabar, jujur, dan tawakal,” ungkap Syafi’i.

Lebih lanjut, ia menyoroti masih adanya perlakuan tak pantas terhadap guru madrasah. Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan dengan peristiwa kekerasan terhadap guru, termasuk kasus pelemparan sandal ke kepala guru dan penamparan yang disertai permintaan denda hingga Rp25 juta.

> “Kita sering melihat kejadian menyedihkan di televisi. Guru madrasah dilecehkan, bahkan diperlakukan tidak manusiawi. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” tegasnya.

Terkait kesejahteraan dan profesionalitas guru, Wamenag mengusulkan agar proses Pendidikan Profesi Guru (PPG) dapat dipersingkat menjadi dua tahun. Ia bahkan mengaku turun langsung untuk mencarikan anggaran PPG tersebut ketika Kemenag sebelumnya menyatakan belum sanggup mengalokasikan dana dari APBN.

> “Awalnya Kemenag belum mampu menyediakan dana sekitar Rp170 miliar. Lalu saya katakan, biar saya bantu carikan dananya. Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan Rp200 miliar untuk mendukung program ini,” jelasnya.

Syafi’i juga menegaskan bahwa seluruh guru madrasah harus terdaftar di Kemenag. Ia meminta PGMI untuk aktif memfasilitasi pendataan dan sertifikasi guru, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan anggotanya.

> “Kalau di tahun 2027 masih ada guru PGMI yang belum tersertifikasi, maka itu adalah tanggung jawab pengurus PGMI. Organisasi ini harus hadir sebagai solusi bagi para guru,” pungkasnya.

Acara Harlah PGMI ke-17 ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan panjang guru madrasah di Indonesia, sekaligus memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kebijakan dalam membangun masa depan pendidikan Islam yang lebih adil dan berkualitas.

(NW)

Related Posts

Jalan Enggram Depok Ditutup Hingga Desember 2026, Pengendara Diminta Siapkan Rute Alternatif

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniDEPOK| centralberitarakyat.com   – Aktivitas lalu lintas di kawasan Sawangan dipastikan mengalami perubahan signifikan mulai pertengahan Juni 2026. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Baca selengkapnya

Kapolri Siapkan 100 Personel untuk Amankan Shalawat HUT ke-80 Polri di Banyuwangi

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniBANYUWANGI| centralberitarakyat.com   – Rangkaian kegiatan Shalawat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri yang direncanakan digelar di Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat perhatian langsung dari Kapolri…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 37 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 83 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 188 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

Lautan Peziarah Padati TPU Cimpaeun Depok di Hari Lebaran, Tradisi Ziarah Kian Semarak

  • By Nawawi
  • Maret 22, 2026
  • 87 views
Lautan Peziarah Padati TPU Cimpaeun Depok di Hari Lebaran, Tradisi Ziarah Kian Semarak

Kebersamaan Keluarga Ahmad Syafei Sambut Bulan Ramadhan Lewat Tradisi Cucurak

  • By Nawawi
  • Februari 17, 2026
  • 177 views
Kebersamaan Keluarga Ahmad Syafei Sambut Bulan Ramadhan Lewat Tradisi Cucurak

Pemkab Bogor Pastikan Dana Pembayaran Kontraktor Aman, Target Cair Sebelum Ramadan

  • By Nawawi
  • Januari 29, 2026
  • 197 views
Pemkab Bogor Pastikan Dana Pembayaran Kontraktor Aman, Target Cair Sebelum Ramadan