Bagikan Berita/artikel ini
JAKARTA| centralberitarakyat.com , – Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional di ruas Tol Trans Jawa dari KM 70 hingga KM 414 resmi dihentikan. Pada Jumat (20/3/2026).
Kebijakan one way sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur utama dari kawasan Cikampek hingga Kalikangkung.
“Baru saja atas seizin Bapak Kapolri, kami bersama stakeholder mengevaluasi pelaksanaan one way nasional arus mudik. Pada tanggal 18 Maret kemarin kita lakukan one way, hari ini kita evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali,” ujar perwakilan kepolisian.
Irjen Agus mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap arus mudik pada H-1 Lebaran hari ini. Ia menyebut kondisi lalu lintas terpantau cenderung landai dan terkendali.
Atas hasil evaluasi tersebut, Irjen Agus kemudian berkoordinasi dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dari hasil koordinasi itu, diputuskan bahwa pelaksanaan one way nasional resmi dihentikan.
Dengan dihentikannya sistem tersebut, arus lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa kini kembali diberlakukan normal dua arah. Sejumlah akses masuk tol yang sebelumnya ditutup selama pemberlakuan one way juga telah dibuka kembali secara bertahap.
Petugas di lapangan tetap melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di titik-titik rawan kepadatan.
Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas.
Penghentian one way ini dilakukan seiring kondisi arus mudik yang dinilai sudah terkendali. Meski demikian, potensi kepadatan masih dapat terjadi karena tingginya volume kendaraan yang melintas.
Selanjutnya, rekayasa lalu lintas akan difokuskan pada arus balik Lebaran yang diperkirakan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026, dengan kemungkinan penerapan kembali sistem satu arah di jalur sebaliknya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait kondisi lalu lintas dan merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kemacetan.
(Fakih)
