Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com – Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Gerindra, Hj. Yeti Wulandari, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Kamis (18/12/2025). Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan ketepatan takaran BBM menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sidak tersebut melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok serta Pengawas Kemetrologian. Dari empat SPBU yang diperiksa, petugas menemukan satu unit dispenser BBM yang tidak memenuhi standar metrologi legal dan langsung melakukan penyegelan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dispenser yang takarannya tidak sesuai ketentuan. Untuk melindungi konsumen, alat ukur tersebut langsung kami segel,” kata Hj. Yeti Wulandari kepada wartawan.
Menurut Hj. Yeti, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan pengurangan takaran BBM, sekaligus upaya pengawasan distribusi energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Ia menegaskan, akurasi takaran BBM merupakan kewajiban mutlak bagi pengelola SPBU. Pelanggaran terhadap standar metrologi dinilai merugikan konsumen dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
“Ketepatan takaran adalah hak konsumen. Negara tidak boleh abai jika terjadi pelanggaran, terlebih di sektor strategis seperti energi,” ujarnya.
Selain memeriksa takaran, tim sidak memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Cimanggis dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Nataru. Pemerintah Kota Depok, lanjut Hj. Yeti, berkomitmen menjaga distribusi BBM agar berjalan lancar dan sesuai aturan.
Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU di Depok untuk mematuhi regulasi dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pengawasan akan terus dilakukan. Kami berharap tidak ada lagi pelanggaran yang merugikan konsumen,” tegasnya.
Penyegelan dispenser BBM tersebut diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat pengawasan distribusi energi di Kota Depok menjelang Nataru.
(NW)