Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hidayah Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, kembali mengharumkan dunia pendidikan madrasah dengan torehan prestasi gemilang. Dalam ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) 2025, MI Al-Hidayah Sukatani sukses memborong 10 piala dari berbagai cabang lomba yang dipertandingkan.
Aksioma 2025 yang digelar selama dua hari, 15–16 Desember 2025, di wilayah Kecamatan Tapos ini diikuti oleh seluruh madrasah ibtidaiyah se-Kecamatan Tapos. Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) tersebut menjadi ajang strategis dalam menggali potensi, bakat, serta karakter siswa madrasah, sekaligus mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan.
Pada pelaksanaan Aksioma tahun ini, MI Al-Hidayah Sukatani tampil impresif dan konsisten, baik di cabang olahraga maupun lomba Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil tersebut menegaskan keberhasilan sistem pembinaan yang berimbang antara prestasi akademik, nonakademik, dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Rincian Prestasi MI Al-Hidayah Sukatani di Aksioma 2025:
Cabang Olahraga:
Juara I Bulu Tangkis Putri
Juara III Bulu Tangkis Putra
Juara I Lari 100 Meter Putri
Juara III Lari 100 Meter Putra
Juara III Futsal
Cabang Pendidikan Agama Islam (PAI):
Juara II Adzan
Juara III Tahfidz Face C Putra
Juara I Kaligrafi Putra
Juara II Tahfidz Face C Putri
Juara II Pildacil Putri
Kepala MI Al-Hidayah Sukatani, Abdul Haris, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para siswa yang telah berjuang maksimal serta para guru pembina yang dengan penuh dedikasi mendampingi peserta selama kompetisi berlangsung.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur memiliki putra-putri sekolah yang luar biasa dan mampu membawa nama baik MI Al-Hidayah Sukatani. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta kekompakan seluruh keluarga besar madrasah,” ungkapnya.
Adapun guru-guru yang turut mendampingi dan membina siswa dalam ajang Aksioma 2025 di antaranya Sri Agustin, Ustadz Saman, Ustadz Marfu Hidayat, Ahyan, dan Diki.
Abdul Haris berharap, capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mempertahankan prestasi di masa mendatang.
“Semoga pada Aksioma berikutnya, MI Al-Hidayah Sukatani Tapos dapat terus menjadi yang terbaik dan konsisten mempertahankan prestasi yang telah diraih,” pungkasnya.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan MI Al-Hidayah Sukatani sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam pembentukan karakter religius, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang seni dan olahraga.
(NW)