Bagikan Berita/artikel ini
Selasa, 14 April 2026 | centralberitarakyat.com
DEPOK — Dugaan kebocoran soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) tak lagi menjadi kasus tunggal. Setelah pengawas di SMP 6 PSKD Depok disorot akibat unggahan soal yang viral di media sosial, kini muncul indikasi bahwa praktik serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain.
Informasi yang beredar di platform Threads menunjukkan lebih dari satu unggahan yang diduga menampilkan materi TKA saat ujian masih berlangsung. Hal ini memicu kekhawatiran publik bahwa kebocoran bukan sekadar insiden individu, melainkan berpotensi terjadi secara lebih luas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pun kini berada di bawah tekanan untuk mengusut tuntas kasus ini. Tidak hanya fokus pada satu sekolah, penelusuran disebut diperluas untuk mengidentifikasi kemungkinan pelanggaran serupa di berbagai wilayah.
“Kami tidak hanya melihat satu kasus. Semua laporan yang masuk sedang kami verifikasi,” ujar perwakilan Kemendikdasmen.
Meluasnya dugaan pelanggaran ini memperkuat kritik terhadap lemahnya pengawasan pelaksanaan ujian. Jika pengawas di beberapa daerah dapat dengan mudah mengakses dan mengunggah soal, maka sistem pengamanan dinilai memiliki celah serius.
Pengamat pendidikan menilai, situasi ini sudah masuk kategori darurat integritas. “Ini bukan lagi soal oknum. Kalau terjadi di beberapa tempat, berarti ada persoalan sistemik yang harus dibenahi segera,” ujarnya.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak SMP 6 PSKD Depok maupun instansi terkait di daerah lain yang ikut terseret. Publik pun menunggu transparansi penanganan serta langkah konkret pemerintah untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi Kemendikdasmen: apakah mampu membongkar dugaan pelanggaran hingga ke akar, atau justru berhenti pada penindakan sporadis tanpa perbaikan sistem menyeluruh.
(Fakih)