Bagikan Berita/artikel ini
Bogor| centralberitarakyat.com , 30 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Bogor memulai fase baru pembangunan wilayah dengan menyiapkan empat kawasan strategis sebagai kota baru.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong pemerataan pembangunan dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di luar kawasan yang telah padat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa langkah tersebut dirancang untuk menjawab tantangan urbanisasi sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah secara lebih merata.
“Pengembangan wilayah tidak bisa lagi terpusat. Kita harus menciptakan titik-titik pertumbuhan baru agar pembangunan lebih berkeadilan,” ujarnya.
Empat kawasan yang disiapkan yakni Cigudeg, Sukamakmur, Jonggol, dan Tenjo, dengan karakteristik dan arah pengembangan yang berbeda.
Cigudeg diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan baru di wilayah barat, sekaligus menjadi calon ibu kota Bogor Barat. Kawasan ini diharapkan menjadi penggerak utama pelayanan publik di wilayah tersebut.
Sukamakmur dirancang sebagai kota mandiri berbasis lingkungan dengan konsep pembangunan berkelanjutan.
Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam.
Di sisi lain, Jonggol dinilai memiliki potensi sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah timur. Dukungan pengembangan infrastruktur, khususnya konektivitas transportasi, menjadi faktor penting dalam percepatan kawasan ini.
Adapun Tenjo mulai berkembang sebagai kawasan hunian dan investasi baru di wilayah barat. Letaknya yang strategis serta meningkatnya aksesibilitas menjadikan wilayah ini dilirik sebagai salah satu motor pertumbuhan baru.
Pemerintah daerah menegaskan, pengembangan empat kota baru ini tidak hanya bertujuan mengurangi tekanan di kawasan perkotaan eksisting, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Transformasi ini diharapkan membawa Kabupaten Bogor menuju struktur pembangunan yang lebih seimbang, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan strategis di tingkat nasional.
(Fakih)
