Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com – Aktivitas arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Terminal Jatijajar, Kota Depok, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Pihak pengelola terminal memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025.
Kepala Terminal Jatijajar Depok, Rafik Hidayat, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah penumpang telah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Tercatat, pada Minggu (21/12/2025) sebanyak 800 penumpang meninggalkan Depok melalui Terminal Jatijajar. Sementara pada Senin (22/12/2025), jumlah penumpang tercatat sebanyak 780 orang.
“Sejak Jumat lalu sudah mulai terlihat peningkatan arus mudik Nataru. Produksi penumpang rata-rata mencapai 600 orang per hari, bahkan pada hari Minggu sempat menyentuh angka 800 penumpang. Senin kemarin juga masih cukup tinggi, sekitar 780 penumpang,” ujar Rafik kepada media, Selasa (23/12/2025).
Meski demikian, Rafik menilai lonjakan tersebut belum mencapai puncak arus mudik. Hingga Selasa, jumlah penumpang masih tergolong stabil dan belum menunjukkan lonjakan ekstrem seperti yang biasa terjadi saat puncak mudik.
“Saat ini masih di kisaran 800 penumpang. Kami memperkirakan puncaknya kemungkinan terjadi besok,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Tata Usaha Terminal Jatijajar, Dudi Marsudi, menyampaikan bahwa puncak arus mudik Nataru tahun ini berpotensi mengalami sedikit pergeseran waktu. Hal tersebut dipengaruhi oleh jadwal libur sekolah yang baru dimulai secara serentak.
“Prediksi awal memang besok sebagai puncaknya. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi pergeseran, karena libur sekolah baru dimulai bersamaan. Lonjakan bisa saja terjadi pada Rabu sore,” jelas Dudi.
Dudi juga membandingkan kondisi arus mudik tahun ini dengan periode Nataru tahun lalu. Pada Nataru 2024, puncak arus penumpang tercatat terjadi pada 22 Desember, dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 1.300 orang dalam satu hari.
“Hingga 23 Desember tahun ini, belum terlihat lonjakan setinggi tahun lalu. Salah satu faktor utamanya karena jadwal libur sekolah yang belum seragam,” ungkapnya.
Untuk tujuan perjalanan favorit, Dudi menyebutkan bahwa rute Jawa Tengah masih mendominasi, dengan Kota Yogyakarta menjadi destinasi paling banyak diminati oleh para pemudik.
“Sejak awal periode Nataru, tujuan Jogja masih menjadi yang terbanyak,” pungkasnya.
(NW)