Penanganan Situ Bahar Masih Misterius, KLH Belum Buka Informasi Lanjutan

Bagikan Berita/artikel ini

Depok | centralberitarakyat.com , 20 Desember 2025 — Penanganan dugaan pencemaran Situ Bahar, Kota Depok, hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Pasalnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) belum memberikan informasi lanjutan secara terbuka terkait hasil pengambilan sampel air dan langkah konkret pemulihan lingkungan.

Sebelumnya, KLH menerjunkan tim lapangan pada Kamis, 4 Desember 2025, untuk meninjau langsung kondisi Situ Bahar. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut hasil dengar pendapat Anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Jalal Abdul Nasir, dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan lapangan itu, tim DLH yang diketuai Sardi melakukan observasi langsung, pengambilan sampel air, serta pengumpulan data awal guna mengetahui mutu air dan menelusuri potensi sumber pencemaran di kawasan Situ Bahar.

Namun, pascakunjungan tersebut, kejelasan informasi belum juga diterima publik. Saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 14 Desember 2025, Sardi menyampaikan melalui pesan WhatsApp bahwa penanganan Situ Bahar telah ditangani oleh Tim Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH.

Sayangnya, ketika ditanya lebih lanjut terkait hasil uji sampel air maupun pihak yang bisa dikonfirmasi secara resmi, Sardi tidak memberikan respons lanjutan.

Situasi ini memicu kekecewaan masyarakat karena belum adanya informasi konkret terkait progres penanganan pencemaran Situ Bahar. Kondisi tersebut bahkan menimbulkan kesan seolah ada informasi yang belum disampaikan secara terbuka kepada publik.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan awak media kepada Tulus Laksono, Direktur di lingkungan KLH, melalui pesan WhatsApp pada Senin, 22 Desember 2025. Dalam keterangannya, Tulus menyampaikan bahwa pengambilan sampel air dilakukan oleh DLH Kota Depok, sementara pihak KLH tengah mendalami usaha atau kegiatan yang diduga kuat menjadi sumber pencemar.

Saat diminta penjelasan lebih rinci mengenai hasil uji laboratorium, tindak lanjut konkret, serta koordinasi antarinstansi, keterangan yang disampaikan masih bersifat umum dan belum menjawab substansi yang dibutuhkan publik.

Padahal, Situ Bahar memiliki fungsi strategis sebagai ekosistem penyangga lingkungan, pengendali banjir, serta sumber daya air bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, penanganan dugaan pencemaran diharapkan dilakukan secara terukur, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan, melalui koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah.

Masyarakat pun berharap KLH dan DLH Kota Depok segera memberikan informasi resmi dan terbuka, agar proses penanganan dan pemulihan Situ Bahar dapat dipantau bersama serta tidak berlarut-larut di tengah ancaman kerusakan lingkungan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun.

(NW)

Related Posts

Milad Perak ke-25 FBR Berlangsung Meriah, Tegaskan Komitmen Merawat Budaya Betawi dan Membangun Jakarta

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJAKARTA PUSAT| centralberitarakyat.com   – Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar puncak perayaan Milad Perak ke-25 dengan mengusung tema “Merawat Akar, Merajut Masa Depan”. Acara yang berlangsung meriah di…

Baca selengkapnya

Penetapan Tersangka Tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi bagian dari penegakan Hukum dan Penertiban Administrasi Perumda Tirta Bhagasasi

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniKabupaten Bekasi – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menetapkan tiga mantan pejabat Perumda Tirta Bhagasasi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan sambungan air baru pada 30 Juli 2026. Ketiga…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 45 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 62 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 67 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 85 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 137 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 252 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah