Bagikan Berita/artikel ini
Depok |centralberitarakyat.com – Rasa syukur dan kebahagiaan terpancar dari wajah warga penerima bantuan sosial (bansos) program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Depok. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyalurkan bantuan non-tunai senilai Rp23 juta per penerima yang langsung ditransfer melalui Bank BJB, Senin (6/10/2025).
Salah satu penerima manfaat, Abdul Malik, warga RT 05 Kelurahan Kukusan, mengaku sangat berterima kasih kepada Pemkot Depok atas bantuan tersebut. Ia menuturkan, rumahnya yang sebelumnya mengalami kerusakan di bagian atap kini bisa segera diperbaiki.
“Rumah saya bocor dan kayunya sudah rapuh. Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga. Terima kasih kepada Pemkot Depok atas kepedulian dan perhatiannya kepada warga kecil seperti kami,” ungkap Malik penuh haru.
Ia menambahkan, dana bantuan akan digunakan sesuai aturan dan kebutuhan perbaikan agar rumahnya kembali layak huni.
Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Pondok Cina (Pocin), Ropi’ih, yang juga menjadi koordinator pembangunan RTLH di wilayahnya, menyampaikan apresiasi atas ketepatan dan transparansi penyaluran tahun ini. Menurutnya, dari 21 rumah yang diajukan, 13 rumah berhasil lolos verifikasi dan menerima bantuan.
“Mekanisme penyaluran semakin baik dan transparan. Kami di tingkat RW siap melakukan pengawasan, mulai dari penyaluran dana, proses pembangunan, hingga penyusunan laporan. Harapannya, tahun depan jumlah penerima bisa lebih banyak,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Ir. Widiastuti, M.Si, menegaskan bahwa program RTLH merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Depok dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
“Pemkot Depok terus berupaya memastikan seluruh warga dapat tinggal di rumah yang layak dan aman. Tahun ini, program RTLH difokuskan agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi penerima,” ujar Widiastuti.
Ia juga menambahkan, Pemkot Depok menggandeng berbagai pihak, termasuk perangkat wilayah, Bank BJB, dan masyarakat untuk memastikan akuntabilitas pelaksanaan program ini.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan agar pembangunan rumah benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan penerima manfaat,” imbuhnya.
Program RTLH telah menjadi salah satu agenda prioritas Pemkot Depok dalam mengatasi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, sinergi antara pemerintah dan warga terus dijaga agar seluruh masyarakat Depok dapat menikmati hasil pembangunan secara merata.
(NW)