Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Depok – Suasana sempat memanas saat ratusan massa menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Sabtu pagi (30/8). Kericuhan bahkan membuat aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan yang mencoba mendekati markas Brimob.
Menanggapi situasi tersebut, praktisi hukum sekaligus Sekretaris DPC PERADI Depok, Andi Tatang Supriyadi, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.
“Ayo, warga Depok, mari kita jaga kota ini tetap aman dan kondusif. Jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Andi Tatang, Sabtu (30/8).
Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat, namun harus diselesaikan dengan cara damai dan sesuai aturan hukum. “Persatuan dan kebersamaan warga adalah kunci agar Depok tetap nyaman dan aman bagi semua pihak,” tambahnya.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Akses Mako Brimob. Meski sempat terjadi dorong-dorongan, situasi akhirnya berhasil dikendalikan aparat dengan penjagaan ketat.
Andi Tatang juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama agar kondisi tetap terkendali. “Mari kita edukasi lingkungan sekitar agar tidak mudah terprovokasi. Dengan kebersamaan, Depok bisa tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
(NW)