Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Depok – Pemerintah Kota Depok kembali menjadi rujukan nasional dalam pengembangan teknologi informasi. Kali ini, giliran Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Kamis (24/7/2025).
Dalam kunker tersebut, para legislator Bangka Selatan secara khusus ingin mendalami program pelatihan, sertifikasi, dan strategi penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah sukses diterapkan Pemkot Depok.
Depok Jadi Role Model Digitalisasi Daerah
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Dian Sersanawati, secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap inovasi dan pelayanan digital yang dikembangkan Diskominfo Depok.
> “Luar biasa! Saya sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke berbagai daerah, tapi pelayanan digital di Depok ini benar-benar memudahkan masyarakat. Keren sekali!” ujarnya usai diskusi intensif bersama jajaran Diskominfo.
Dian menambahkan bahwa Kabupaten Bangka Selatan—yang saat ini baru berusia 21 tahun—masih terus belajar dan menggali inspirasi dari daerah yang lebih dulu berkembang, termasuk Kota Depok yang dinilai berhasil dalam transformasi digital.
> “Banyak sekali masukan berharga yang kami dapatkan. Terutama pentingnya membangun komunikasi publik lewat media sosial secara efektif, serta perlunya program sertifikasi bagi petugas agar cakap di ruang digital,” tambahnya.
Kunci Sukses: SDM Berkualitas dan Program DigiTalent
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Diskominfo Kota Depok, Denhas Ary Wibowo, memaparkan strategi Depok dalam membangun sistem digital yang kuat. Salah satu kuncinya adalah memanfaatkan program DigiTalent dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sebagai motor pengembangan kompetensi pegawai.
> “Kami mendorong seluruh pranata humas dan pranata komputer untuk mengikuti pelatihan yang relevan dengan tugas pokok dan fungsinya. Dunia TIK bergerak cepat, sehingga peningkatan kompetensi itu mutlak diperlukan,” jelas Denhas.
Ia menegaskan bahwa setiap pegawai harus mampu mengakses knowledge base terkini, termasuk melalui program nasional seperti DigiTalent, agar bisa terus beradaptasi dengan tren dan tantangan teknologi masa kini.
Sinergi Antar Daerah untuk Kemajuan Digital Indonesia
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring antar daerah, saling berbagi praktik baik, dan mendorong pemerataan literasi digital di seluruh Indonesia. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat kemajuan digitalisasi pelayanan publik dari pusat hingga daerah.
(NW)