Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menetapkan bangunan eks SDN Pondok Cina 1 (Pocin 1) sebagai rumah kreatif dan tempat pendidikan untuk anak-anak disabilitas. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Kamis (24/7/2025), sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang yang inklusif dan ramah untuk semua.
Meskipun sebelumnya lokasi SDN Pocin 1 sempat direncanakan menjadi tempat pembangunan masjid, rencana tersebut akhirnya dibatalkan menyusul adanya polemik dan perbedaan pendapat di masyarakat.
> “Banyak pihak menilai saya menggagalkan pembangunan masjid di lahan SDN Pocin 1. Tapi kenyataannya, rencana itu baru sekadar anggaran tahun ini dan belum ada penyelesaian terhadap pro-kontra di lapangan,” ujar Supian kepada awak media.
Fokus pada Kebutuhan Anak Disabilitas
Dalam penjelasannya, Supian menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata-mata soal bangunan, tetapi soal keadilan akses terhadap pendidikan dan ruang kreatif untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
> “Depok selama ini belum memiliki tempat yang benar-benar dikhususkan bagi anak-anak disabilitas untuk belajar dan berekspresi. Karena itu, saya memutuskan SDN Pocin 1 dijadikan rumah kreatif anak istimewa,” tegasnya.
Supian menyebut, ruang ini nantinya akan menjadi tempat anak-anak disabilitas mengembangkan bakat, belajar keterampilan, hingga menunjukkan potensi terbaik mereka, baik dalam bidang seni, literasi, maupun kreativitas lainnya.
Alternatif Musala untuk Pengendara, Masjid Tetap Tersedia di Sekitar Margonda
Menanggapi batalnya pembangunan masjid di lokasi tersebut, Supian juga memastikan bahwa fasilitas ibadah tetap disiapkan, terutama bagi masyarakat dan pengendara yang melintas di kawasan Margonda.
> “Kami akan membangun musala kecil yang bisa digunakan pengendara dari arah Jakarta menuju Depok. Dan perlu diketahui, di sekitar Margonda sudah ada banyak masjid yang bisa digunakan untuk salat Jumat dan ibadah lainnya,” jelasnya.
Menghentikan Polemik, Mengedepankan Solusi
Supian menegaskan bahwa Pemkot Depok ingin menghentikan polemik berkepanjangan dan lebih fokus menghadirkan solusi konkret yang bermanfaat bagi masyarakat luas—terutama mereka yang selama ini kurang terfasilitasi.
> “Kami tidak ingin berlarut dalam perdebatan yang tidak produktif. Mari sama-sama kita dukung ruang ini sebagai tempat belajar dan berkembangnya anak-anak istimewa kita,” pungkasnya.
Langkah Inklusif untuk Masa Depan Kota Depok
Penetapan SDN Pocin 1 sebagai Rumah Kreatif Anak Istimewa menandai langkah progresif Kota Depok dalam mewujudkan kota yang inklusif, ramah disabilitas, dan berkeadilan sosial. Pemerintah berharap inisiatif ini bisa menginspirasi kota-kota lain dalam menyediakan ruang yang setara bagi semua anak, tanpa terkecuali.
(NW)