Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan ramai diperbincangkan publik mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Depok, Gerry Wahyu Riyanto. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menilai program tersebut secara sepihak sebelum memahami tujuan dan manfaatnya secara menyeluruh.
Pernyataan itu disampaikan Gerry saat menggelar sosialisasi tugas dan fungsi Komisi A DPRD Kota Depok di Perumahan Pesona Laguna 1, RT 01/RW 20, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Jumat (13/3/2026).
Dalam paparannya, Gerry menilai program MBG memiliki potensi besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan gizi tetapi juga sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal.
“Program ini bukan sekadar soal makanan bergizi. Di dalamnya ada peluang ekonomi bagi masyarakat, mulai dari penyedia bahan pangan hingga pelaku usaha lokal yang bisa terlibat dalam rantai distribusinya,” ujar Gerry.
Menurutnya, program tersebut merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto yang dirancang sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.
Gerry menilai, apabila di lapangan muncul sejumlah kendala atau polemik, hal itu tidak selalu berkaitan dengan konsep utama program. Ia menegaskan kemungkinan persoalan lebih banyak berkaitan dengan aspek teknis pelaksanaan di daerah.
“Kalau ada kendala di lapangan, sangat mungkin itu persoalan teknis dalam implementasi. Namun konsep besar program ini tetap memiliki tujuan yang baik, yakni meningkatkan kualitas gizi sekaligus kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Meski demikian, Gerry menegaskan bahwa kritik dari masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam mengawal jalannya kebijakan pemerintah. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif dan berbasis data justru dapat menjadi bahan evaluasi agar program berjalan lebih baik.
“Kontrol publik itu penting. Kritik silakan disampaikan, tetapi harus objektif dan berbasis data agar dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah,” katanya.
Seperti diketahui, program MBG tengah menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai pertanyaan mengenai mekanisme pelaksanaan serta dampak langsungnya bagi masyarakat.
DPRD Kota Depok sendiri memastikan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk MBG, agar implementasinya tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Fakih)