Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com – Suasana haru menyelimuti RT 02 RW 16, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Jumat (28/11/2025). Sebuah aksi kemanusiaan besar resmi dimulai: rumah milik Bu Salmah, warga kurang mampu yang hidup dalam kondisi memprihatinkan, dibedah melalui kolaborasi Depok Sahabat Semua (DSS), White House Premiere, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Depok, Barkah Hasanah atau Cing Ikah.
Bu Salmah bukan hanya hidup dengan kelumpuhan, tetapi juga merawat dua putranya yang menyandang kebutaan. Kondisi rumah yang tidak layak huni selama ini membuat kehidupan keluarga tersebut semakin berat.
Namun hari itu, titik terang datang.
Air Mata Haru Bu Salmah
Saat prosesi peluncuran program bedah rumah digelar, Bu Salmah tak mampu menahan tangisnya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur rumah saya diperbaiki. Terima kasih,” ucapnya sambil menangis haru.
Momen semakin menguras hati ketika Cing Ikah, dengan penuh kelembutan, menyuapi Bu Salmah yang sudah tidak mampu bergerak. Pemandangan itu membuat warga sekitar ikut terharu.
Kolaborasi Tiga Pihak, Hadirkan Harapan
Aksi sosial ini terwujud berkat kekompakan tiga pihak: DSS, White House Premiere di bawah komando H. Rudiman, serta Tim Pembina Posyandu Kota Depok.
Lurah Cimpaeun, Mujahiddin, turut menyampaikan rasa bangganya atas kepedulian tersebut.
“Terimakasih buat Cing Ikah, DSS, dan White House Premiere atas bantuannya. Kelurahan juga tidak akan tinggal diam. Bu Salmah sudah kami data sebagai penerima PKH dan akan kami dampingi terus,” ujarnya.
Posyandu Berperan Lebih Luas: Dari Kesehatan hingga Perumahan

Dalam sambutannya, Cing Ikah menekankan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang lebih luas sebagaimana amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga pada enam bidang lain, termasuk perumahan dan permukiman.
“Maka itu penting peranan Bu Wali Kota, Bu Camat, Bu Lurah hingga kader Posyandu untuk melihat potensi dan kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat bantuan,” jelas Istri Wali Kota Depok ini.
Sebuah Langkah Kecil yang Bermakna Besar
Bedah rumah Bu Salmah bukan hanya pembangunan fisik. Ini adalah wujud nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas sosial, dan warga bisa menghadirkan perubahan besar bagi mereka yang paling membutuhkan.
Cimpaeun hari itu menjadi saksi bahwa kepedulian, ketika diwujudkan bersama, mampu mengubah hidup seseorang.
(NW)