Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menghadapi kekosongan serius di jajaran pejabat eselon II. Sejumlah posisi penting setingkat kepala dinas dan badan hingga saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt), menunggu penetapan pejabat definitif hasil seleksi terbuka yang sudah dilaksanakan sejak Mei 2025.
Setidaknya tujuh posisi strategis eselon II saat ini masih diisi oleh Plt, di antaranya:
Nana Mulyana sebagai Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Bambam Setia Aji sebagai Plt Kepala Bappedalitbang
Serdinando Selmi Pardede sebagai Plt Kepala Bakesbangpol
Eko Mujiarto sebagai Plt Kepala DPKPP
Irawan Susanto sebagai Plt Kepala Bappenda
Ria Marlisa sebagai Plt Kepala Disbudpar
Arif Rahman sebagai Plt Inspektur Inspektorat
Kekosongan jabatan ini telah menimbulkan kekhawatiran atas efektivitas roda pemerintahan, terutama di sektor-sektor strategis.
Proses Lelang Jabatan Sudah Dimulai Sejak Mei
Tiga jabatan awal yang dilelang sejak Mei 2025 adalah Kepala Bappedalitbang, Disnaker, dan Bakesbangpol. Seleksi tersebut tertuang dalam Surat No: 003/PANSEL-I/KAB.BOGOR/2025 yang ditandatangani Ketua Pansel, Aba Subagja, pada 27 Mei 2025.
Peserta seleksi melibatkan 12 pejabat terbaik dari berbagai instansi, antara lain:
Asmarahadi, Kabid Dispora
Bambam Setia Aji, Kabag Administrasi Pembangunan
Eko Mujiarto, Kabag Umum DPRD
Ferdinando Selmi Pardede, Kabag Persidangan DPRD
Irawan Susanto, Sekretaris Bappenda
Lestia Irmawati, Kabag Fasilitasi Penganggaran DPRD
Nana Mulyana, Sekretaris Disnaker
Rini Kusumawati, Sekretaris Diskop dan UKM
Supendi, Kabid Politik Dalam Negeri Bakesbangpol
Yudi Utomo, Camat Tenjo
Sahib Khan, satu-satunya peserta eksternal dari Kota Bogor
Namun hingga akhir Juli ini, belum ada kepastian siapa yang terpilih maupun jadwal pelantikannya.
Tiga Jabatan Baru Kembali Dilelang
Tak hanya itu, Pemkab Bogor kembali membuka lelang jabatan untuk tiga posisi eselon II lainnya: Kepala DPKPP, Kepala Disbudpar, dan Kepala Bappenda. Seleksi ini resmi diumumkan lewat Surat No: 001/PANSEL-II/KAB.BOGOR/2025, tertanggal 21 Juli 2025.
Rangkaian tahapan sudah dimulai:
Pendaftaran online: 23 Juli – 12 Agustus
Seleksi administrasi & rekam jejak: 13–14 Agustus
Hasil seleksi administrasi: 15 Agustus
Asesmen kompetensi: 18–19 Agustus
Pembuatan makalah: 21 Agustus
Wawancara dan uji gagasan: 26 Agustus
Pengumuman final: 29 Agustus 2025
Bupati Pastikan Segera Isi Jabatan Kosong
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan bahwa pengisian jabatan-jabatan kosong akan segera dilakukan. Menurutnya, saat ini proses seleksi tinggal menunggu izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
> “Jabatan eselon II memang masih ada yang kosong. Tapi Pansel sudah berjalan, seleksi selesai, dan tinggal menunggu izin BKN,” tegas Rudy.
Setelah izin BKN turun, Pemkab akan langsung mengajukan permohonan pelantikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bupati Punya Wewenang Penuh Mulai Agustus
Menariknya, Rudy juga menyampaikan bahwa dirinya akan genap enam bulan menjabat sebagai Bupati Bogor. Dengan demikian, ia memperoleh kewenangan penuh untuk melakukan rotasi dan mutasi jabatan tanpa harus meminta izin ke instansi lain.
> “Pengisian jabatan kita lakukan secara profesional, terbuka, dan transparan,” tegasnya.
Selain jabatan eselon II, Pemkab Bogor juga masih harus mengisi sejumlah posisi camat yang kosong akibat pensiun. Upaya pengisian akan dilakukan menyeluruh demi memastikan seluruh unit kerja berjalan optimal dan tidak stagnan.
(NW)