Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Pemandangan tenang sebuah Situ Rawakalong di kawasan Curug, Kecamatan Cimanggis, mendadak menyisakan tanda tanya. Akses menuju area danau yang sebelumnya dapat dimanfaatkan warga, kini terlihat tertutup pagar kayu, memicu sorotan terkait pengelolaan fasilitas publik di wilayah tersebut.
Foto yang diambil pada Minggu pagi (19/4/2026) sekitar pukul 08.35 WIB di Jalan Rajabrana Gg. H. Tuih No.33 memperlihatkan sebuah jalur setapak yang berujung pada pintu pembatas menuju dermaga terapung. Di balik pagar, tampak jalur biru memanjang di atas air yang sebelumnya diduga menjadi akses warga untuk menikmati kawasan danau.
Kondisi ini memunculkan beragam respons dari masyarakat sekitar. Sejumlah warga mengaku heran dengan penutupan tersebut, mengingat area danau selama ini menjadi ruang terbuka yang dimanfaatkan untuk rekreasi ringan hingga aktivitas olahraga pagi.
“Biasanya warga bisa duduk santai atau sekadar menikmati pemandangan di sini. Sekarang jadi tertutup, kami tidak tahu alasannya,” ujar salah satu warga setempat.
Selain soal akses, kondisi lingkungan di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Terlihat masih adanya sampah berserakan di jalur pejalan kaki, yang mencerminkan perlunya peningkatan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan area publik.
Pengamat tata kota menilai, pengelolaan ruang terbuka seperti kawasan danau perlu dilakukan secara transparan dan inklusif. Penutupan akses tanpa informasi yang jelas berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait status dan pengelolaan area tersebut, sekaligus memastikan bahwa fasilitas publik tetap dapat diakses secara aman dan nyaman oleh warga.
Dengan potensi keindahan alam yang dimiliki, kawasan Situ Rawakalong di Cimanggis sejatinya dapat menjadi ruang interaksi sosial yang produktif, asalkan dikelola secara optimal, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
(Red)