Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Dugaan penganiayaan terhadap dua karyawan oleh oknum satuan pengamanan (satpam) di salah satu gudang Manajemen Vendor di Depok
mencuat ke publik.
Peristiwa ini sebelumnya diberitakan media daring suarabuana.com.
Kepala keamanan di lokasi tersebut menyatakan tidak berada di tempat saat insiden terjadi. “Saya tidak ada di lokasi karena sedang libur,” ujarnya saat dimintai keterangan. Kamis (9/4/2026).
Ia menyebut telah mengambil langkah tegas terhadap anggota yang terlibat. “Yang bersangkutan sudah kami pecat,” kata dia.
Menurut dia, persoalan itu kini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara korban, pelaku, dan manajemen perusahaan. Proses penyelesaian disebut disaksikan aparat teritorial setempat (Babinsa) serta sejumlah awak media.
“Para pihak sudah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.
Manajemen Vendor, kata dia, juga telah memberikan kompensasi kepada korban berupa penggantian telepon seluler yang rusak serta biaya pengobatan.
Ia juga menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya dalam peristiwa tersebut.
Menurut dia, penyebutan itu tidak tepat karena ia tidak berada di lokasi saat kejadian.
“Saya kaget nama saya ikut disebut, padahal saat kejadian saya sedang libur,” katanya. Ia meminta klarifikasi kepada media yang memuat pemberitaan tersebut.
(Red)