Bagikan Berita/artikel ini
DEPOK| centralberitarakyat.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FORKABI Kota Depok menggelar konsolidasi bersama seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Depok dalam rangka mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan datang. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi dan “ngopi bareng” di Sekretariat DPD FORKABI Kota Depok pada Selasa malam (28/7/2026) itu juga menghasilkan dukungan penuh dari para Ketua DPC kepada Edi Dadang Candra untuk kembali maju sebagai Ketua DPD FORKABI Kota Depok periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, para Ketua DPC dari 11 kecamatan se-Kota Depok, pengurus organisasi, serta sejumlah insan media.
Dalam sambutannya, Ketua DPD FORKABI Kota Depok, Edi Dadang Candra, menjelaskan polemik yang sempat berkembang di media sosial terkait kehadirannya dalam salah satu acara pelantikan organisasi. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan atas undangan yang diterima dan bukan sebagai bentuk dukungan kepada kubu tertentu.
“Saya hadir karena menghargai undangan yang diberikan kepada DPD FORKABI Kota Depok. Tidak ada maksud lain selain menjaga silaturahmi dan persaudaraan agar FORKABI tetap solid dan tidak terpecah,” ujar Edi Dadang Candra.
Ia juga menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil memiliki pertimbangan organisasi dan siap mempertanggungjawabkannya di hadapan seluruh pengurus maupun anggota.
Sementara itu, Sekretaris DPD FORKABI Kota Depok, Ikhlas Sam, mengajak seluruh jajaran DPC untuk tidak meragukan legalitas kepengurusan yang saat ini telah mengantongi SK Kementerian Hukum Nomor 000085885 tertanggal 8 Juni 2026. Menurutnya, kepengurusan tersebut memiliki dasar hukum yang sah dan menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi.
Dalam kesempatan yang sama, Bendahara DPD Ade Suardi menjelaskan bahwa persoalan yang sempat menjadi polemik telah diklarifikasi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Ia menyebut penjelasan yang disampaikan Ketua DPD dapat diterima sehingga persoalan tersebut diselesaikan secara organisasi.
“Kita sudah memberikan penjelasan kepada DPP. Alhamdulillah, seluruh persoalan dapat dipahami dan diselesaikan secara kekeluargaan. Sekarang fokus kita adalah mempersiapkan Musda dan menjaga kekompakan organisasi,” katanya.
Pembahasan juga difokuskan pada persiapan Musda, mulai dari penyusunan materi sidang, laporan pertanggungjawaban kepengurusan, hingga pembentukan panitia Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC). Pengurus berharap Musda FORKABI Kota Depok dapat menjadi yang pertama digelar di wilayah Jabodetabek.
Suasana konsolidasi semakin menguat ketika satu per satu Ketua DPC menyampaikan pandangan dan sikap organisasinya. Ketua DPC Tapos, H. Sukri, secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Edi Dadang Candra untuk kembali memimpin FORKABI Kota Depok.
“Atas nama DPC Tapos, kami mendukung penuh Bang Edi Dadang Candra untuk kembali menjadi Ketua DPD FORKABI Kota Depok pada periode berikutnya,” tegasnya.
Pernyataan senada juga disampaikan Ketua DPC Sukmajaya, Boris, Ketua DPC Limo, Tasmin, Ketua DPC Cinere, H. Samali, Ketua DPC Beji, Taufik Mulyadi, Ketua DPC Cimanggis H Husin. Ketua DPC Panmas Ahmad Furqon, Mereka menilai kepemimpinan Edi Dadang Candra selama ini berhasil meningkatkan eksistensi FORKABI Kota Depok, memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah, serta menjaga soliditas organisasi.
Selain memberikan dukungan politik organisasi, para Ketua DPC juga menyampaikan berbagai masukan agar komunikasi internal semakin terbuka, koordinasi diperkuat, dan setiap kebijakan strategis dibahas melalui musyawarah bersama demi menjaga kekompakan seluruh kader.
Menutup kegiatan, Sekretaris DPD Ikhlas Sam menegaskan bahwa konsolidasi tersebut bukan hanya membahas persiapan Musda, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarpengurus dan anggota.
“Hasil pertemuan malam ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat. Mayoritas Ketua DPC menyatakan dukungan kepada Bang Edi Dadang Candra untuk kembali memimpin DPD FORKABI Kota Depok periode 2026–2031. Semoga Musda nanti berjalan demokratis, tertib, dan menghasilkan kepengurusan yang semakin solid,” pungkasnya.
(NW)