Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Minggu (22/3/2026)
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Depok, Jawa Barat, pada momen Lebaran 2026 menyebabkan ribuan rumah warga terendam dan puluhan ribu jiwa terdampak.
Peristiwa ini terjadi sejak Sabtu (21/3/2026) sore, dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Depok hingga menyebabkan luapan air di sejumlah titik, termasuk aliran kali serta tanggul yang diduga jebol.
Sejumlah kawasan terdampak banjir berada di Kecamatan Cimanggis dan Sukmajaya. Genangan air dilaporkan masuk ke permukiman warga hingga ruas jalan utama, dengan ketinggian mencapai 40 hingga 80 sentimeter di beberapa lokasi.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 3.675 rumah dilaporkan terendam banjir.
Sementara itu, jumlah warga terdampak mencapai 14.700 jiwa atau sekitar 3.675 kepala keluarga (KK).
Adapun rincian wilayah terdampak meliputi:
Kelurahan Mekarsari, Cimanggis: RW 01, 02, 03, 05, 06, 13, 14, dan 19 (sekitar 3.000 KK)
Kelurahan Tugu, Cimanggis: RW 15 dan 16 (sekitar 500 KK)
Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis: RW 09 (10 KK)
Kelurahan Sukmajaya: RT 09/RW 06 (3 KK, 15 jiwa)
Kelurahan Cilodong: RW 06 (110 KK)
Kelurahan Cilangkap, Tapos: RT 03/RW 18 (40 KK).
Petugas gabungan dari instansi terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan pendataan dampak banjir. Sejumlah titik juga difungsikan sebagai posko pengungsian sementara, termasuk di fasilitas umum seperti masjid.
Salah seorang warga Cimanggis, Rudi (45), mengatakan air mulai masuk ke rumahnya sejak sore hari dan terus meningkat hingga malam.
“Awalnya cuma di halaman, tapi makin malam air masuk ke dalam rumah.
Barang-barang banyak yang tidak sempat diselamatkan,” ujarnya.
Warga lainnya di Sukmajaya, Siti (38), mengaku banjir kali ini cukup mengganggu aktivitas Lebaran bersama keluarga.
“Harusnya kami masih silaturahmi, tapi malah sibuk evakuasi dan bersih-bersih. Semoga cepat surut,” katanya.
Pemerintah setempat terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Hingga saat ini, beberapa wilayah dilaporkan masih tergenang, sementara warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
(Fakih)
