Bagikan Berita/artikel ini
Bogor | centralberitarakyat.com — Atap salah satu bangunan di SMA Negeri 2 Gunung Putri, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dilaporkan ambruk pada Jumat dini hari (23/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang pertama kali mengetahui kejadian itu.
Warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Ciangsana bersama unsur aparat dan instansi terkait bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pengamanan area.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Saat kejadian, aktivitas sekolah belum dimulai sehingga lingkungan sekolah dalam kondisi kosong dan tidak terdapat siswa maupun tenaga pendidik di lokasi.
Petugas gabungan di lapangan langsung melakukan koordinasi lintas instansi, menjalankan prosedur penanganan sesuai standar operasional (SOP), serta melaksanakan asesmen dan kaji cepat guna memastikan situasi aman dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.
“Situasi akhir dinyatakan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam kejadian ini,” demikian laporan resmi dari Destana Ciangsana.
Penanganan kejadian melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Damkar Sektor Gunung Putri, Babinsa, Satpol PP, Destana Ciangsana, serta perangkat Desa Ciangsana. Sementara itu, personel yang terlibat langsung di lapangan terdiri dari Sarip, Boin, Aleng, Rendi, Nandito, dan Anjas Maulana.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan serta pengamanan area bangunan yang terdampak guna mengantisipasi potensi risiko susulan. Pemerintah setempat juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk langkah penanganan selanjutnya.
(NW)