Bagikan Berita/artikel ini
Kabupaten Bekasi | centralberitarakyat.com — Haris Pranatha, Paralegal sekaligus Asisten Advokat pada Organisasi Advokat (OA) Feradi WPI dan Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (Pers Nasional) di sejumlah media online, cetak, dan RTV, serta karyawan swasta (DCS), memohon doa dari masyarakat untuk kesembuhan kedua anaknya yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS DKH Sukatani.

Anak pertamanya, Ezra Zachary, mengalami gangguan kesehatan serius dan terindikasi menderita infeksi paru-paru serta campak. Saat ini, Ezra dirawat di ruang isolasi Bougenville 1 guna mendapatkan penanganan medis secara optimal sekaligus mencegah risiko penularan.
Haris Pranatha mengungkapkan, sebelumnya pada 25 November 2025, Ezra Zachary juga sempat menjalani perawatan selama enam hari di RS Cenka dengan diagnosis Demam Berdarah Dengue (DBD) dan bronkitis.
Sementara itu, anak keduanya, Adinda Ayra Nur Arsyila, juga tengah menjalani perawatan inap akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disertai demam intermiten dan demam remiten. Saat ini, Ayra dirawat di ruang Tulip 2 RS DKH Sukatani dan berada dalam pengawasan ketat tim medis. Namun, pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 14.50 WIB, Ayra kembali menjalani pemeriksaan lanjutan setelah muncul bintik merah di tubuhnya yang terindikasi campak. Rencananya, pada Minggu (14/12/2025), Ayra akan dipindahkan ke ruang isolasi.

Menurut Haris Pranatha, kedua buah hatinya telah menjalani perawatan selama empat hari dan masih memerlukan observasi lanjutan dari dokter. Ia berharap kondisi kesehatan anak-anaknya segera membaik sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Saat ditemui tim redaksi pada Sabtu (13/12/2025), Haris Pranatha menyampaikan harapan dan permohonan doa kepada masyarakat, para ustaz, dan habib.
“Sebagai orang tua, kami hanya bisa berikhtiar dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Kami memohon doa dari rekan-rekan, sahabat, serta seluruh masyarakat agar anak-anak kami diberikan kesembuhan dan kekuatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RS DKH Sukatani yang telah memberikan pelayanan secara maksimal, profesional, dan penuh kepedulian selama proses perawatan berlangsung.
Menutup pernyataannya, Haris Pranatha berharap dukungan doa serta empati dari seluruh masyarakat, rekan-rekan sejawat DCS, advokat, insan pers, TNI-Polri, para pemangku kepentingan, serta saudara dan kerabat dapat menjadi penyemangat bagi keluarganya dalam menghadapi ujian ini, seraya memohon agar kedua anaknya segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.
(Red)