Bagikan Berita/artikel ini
Depok |centralberitarakyat.com – Dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok kembali mendapat sorotan positif. Kali ini datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, yang memuji peran besar Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah Supian Suri atau yang akrab disapa Cing Ikah, dalam membangkitkan gairah ekonomi kreatif di kota tersebut.
Menurut Yeti, sosok Cing Ikah bukan sekadar pendamping Wali Kota, melainkan tokoh penggerak yang mampu menghidupkan denyut ekonomi rakyat melalui pemberdayaan pelaku UMKM. Di bawah kepemimpinannya, berbagai produk lokal Depok kini semakin dikenal luas dan mendapat tempat di hati masyarakat.
“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota, Cing Ikah, yang telah mengajak kami ikut serta dalam kegiatan ini, dan ikut memasarkan karya para pelaku UMKM Depok. Beliau inilah yang sebenarnya menjadi ujung tombak promosi produk kerajinan kita,” ujar Yeti saat menghadiri peresmian gerai Toko Oleh-Oleh Dekranasda Depok Maju (DDM) di Gedung PT Tirta Asasta Depok, Jumat (10/10/2025).
UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal
Yeti menilai, kekuatan utama Kota Depok terletak pada sumber daya manusianya yang kreatif dan inovatif. Meski tak memiliki sumber daya alam melimpah, kata dia, justru dari tangan-tangan warga inilah lahir beragam produk khas yang bernilai ekonomi tinggi.
“Kita mungkin tidak punya tambang atau perkebunan besar, tapi kita punya SDM yang hebat. Mereka mampu melahirkan desain dan produk unik yang membanggakan nama Depok,” tuturnya.
Kehadiran gerai oleh-oleh khas Depok juga dianggap menjadi jawaban atas kebutuhan warga dan tamu dari luar daerah yang kerap mencari cendera mata asli Depok.
“Dulu kami suka bingung kalau ada tamu datang—mau kasih oleh-oleh apa dari Depok. Sekarang, Alhamdulillah, sudah banyak produk unggulan yang bisa dibanggakan,” ujarnya dengan senyum.
Depok Fashion Festival Bukti Kualitas Produk Lokal
Momentum Depok Fashion Festival 2025 disebut Yeti sebagai salah satu titik balik kebangkitan UMKM. Gelaran itu membuktikan bahwa karya anak Depok mampu bersaing, baik dari segi desain maupun kualitas produk.
“Kalau dulu orang ke Bogor untuk beli oleh-oleh, sekarang mereka bisa mampir ke Depok. Kita punya batik Depok, olahan biji ketapang, akar kelapa, sampai bir peletok yang tak kalah menarik,” paparnya.
Dorong Lahirnya “Dekranasda Award”
Sebagai bentuk apresiasi, Yeti mengusulkan agar Dekranasda Kota Depok ke depan menghadirkan Dekranasda Award—ajang penghargaan bagi para pelaku UMKM dan pengrajin berprestasi.
“Dengan adanya Dekranasda Award, para pelaku UMKM akan lebih termotivasi meningkatkan kualitas produknya. Ini bukti nyata bahwa UMKM Depok siap bersaing dan menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.
Citra Kota Depok sebagai kota kreatif kian menguat. Di balik itu semua, semangat kolaborasi antara pemerintah, dekranasda, dan pelaku UMKM menjadi bahan bakar utama kebangkitan ekonomi masyarakat.
Seperti dikatakan Yeti, “UMKM bukan sekadar usaha kecil, tapi wajah kebanggaan Kota Depok.”
(NW)