Bagikan Berita/artikel ini
DEPOK| centralberitarakyat.com – Aktivitas lalu lintas di kawasan Sawangan dipastikan mengalami perubahan signifikan mulai pertengahan Juni 2026. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi menutup sementara akses Jalan Enggram yang terhubung dengan Jalan Pemuda guna mendukung pelaksanaan proyek rekonstruksi jalan.
Penutupan ruas jalan tersebut mulai diberlakukan pada 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 6 Desember 2026. Selama masa pengerjaan, pengguna kendaraan yang biasa melintasi jalur tersebut diminta untuk menyesuaikan perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif yang telah disiapkan.
Proyek yang dikerjakan merupakan bagian dari program Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah tersebut pada masa mendatang.
Informasi mengenai penutupan jalan dan pengaturan arus lalu lintas sementara diumumkan melalui media sosial resmi Dinas PUPR Kota Depok. Dalam pengumuman tersebut, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di sekitar area proyek serta mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang.
Dinas PUPR menegaskan bahwa pekerjaan konstruksi membutuhkan pengaturan lalu lintas khusus demi menjaga keselamatan pekerja maupun pengguna jalan. Karena itu, akses pada ruas Jalan Pemuda–Jalan Enggram tidak dapat digunakan selama proses pembangunan berlangsung.
Masyarakat yang beraktivitas di kawasan Sawangan dan sekitarnya diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal guna menghindari potensi kepadatan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk. Pengendara juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar selama proyek berjalan.
Meski berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dalam jangka pendek, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi warga Depok setelah pekerjaan selesai.
Dengan durasi pengerjaan yang mencapai hampir enam bulan, warga diminta untuk terus memantau informasi terbaru terkait rekayasa lalu lintas dan perkembangan proyek dari kanal resmi Pemerintah Kota Depok maupun Dinas PUPR.
(NW)