Bagikan Berita/artikel ini
Tangsel| centralberitarakyat.com – Hujan deras yang mengguyur Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu, 4 April 2026, menyebabkan banjir di sedikitnya 11 titik permukiman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat ratusan kepala keluarga terdampak akibat genangan yang merendam rumah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan mencatat sedikitnya 11 wilayah terendam banjir usai hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari. Laporan awal diterima pada sore hari, dan hingga malam sebagian besar lokasi masih tergenang serta dalam penanganan petugas.
“Laporan awal kami terima sekitar pukul 14.45 WIB, dan hingga pukul 19.12 WIB sebagian besar lokasi masih tergenang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD.
Menurut BPBD, ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter. Di beberapa lokasi, genangan dilaporkan mencapai setinggi pinggang hingga dada orang dewasa.
Wilayah terdampak tersebar di sejumlah kecamatan, dengan konsentrasi genangan berada di Pamulang. Sejumlah kawasan seperti Pamulang Timur dan Pamulang Barat dilaporkan terendam, termasuk Komplek MA, BPI RW 04, Ketapang, Akasia, dan Lembah Pinus. Genangan juga terjadi di wilayah Buaran, Serpong Jaya, Serpong Terrace, serta kawasan Ciater.
Petugas BPBD bersama unsur terkait telah dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga di titik-titik terdampak.
Hingga Sabtu malam, sebagian wilayah masih tergenang dan belum surut.
Selain banjir, hujan deras juga memicu sedikitnya sembilan titik longsor di wilayah Tangerang Selatan. Kejadian ini berdampak pada terganggunya akses jalan dan aktivitas warga.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lanjutan yang dapat memperparah kondisi banjir, serta mewaspadai potensi bahaya listrik di area terdampak.
Hingga berita ini ditulis, BPBD masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti warga terdampak dan kerugian akibat peristiwa tersebut.
(Fakih)