Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.com – Kondisi Jalan Raya Bogor Km 39, tepatnya di wilayah Cilangkap, Kota Depok, kembali memantik keluhan dan protes warga. Kerusakan parah berupa lubang-lubang besar dan permukaan jalan yang bergelombang dinilai semakin membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur vital penghubung Depok–Bogor tersebut.
Pantauan di lokasi pada Kamis pagi menunjukkan sejumlah titik kerusakan yang nyaris menutup sebagian badan jalan. Lubang-lubang tersebut kerap tertutup genangan air saat hujan, sehingga sulit terlihat oleh pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.
Sebagai bentuk keprihatinan sekaligus peringatan dini, warga dan pengguna jalan memasang tanda darurat seadanya menggunakan ranting, kayu, hingga penanda sederhana di beberapa titik rawan. Langkah ini dilakukan agar pengendara lebih waspada dan mengurangi kecepatan guna menghindari kecelakaan.
“Sudah sering pengendara hampir terjatuh, terutama pengendara motor. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Ini sangat berbahaya,” ungkap seorang warga setempat. Kamis (29/1).
Warga menduga, kerusakan jalan kian parah akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, ditambah padatnya kendaraan bertonase berat yang melintas setiap hari. Hingga kini, belum terlihat adanya upaya perbaikan permanen dari instansi terkait.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kota Depok segera mengambil langkah konkret dengan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Selain itu, warga juga meminta pemasangan rambu peringatan resmi dan pengamanan sementara sebelum jatuh korban jiwa.
Aksi pemasangan tanda darurat tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus protes terbuka warga, yang menilai keselamatan pengguna jalan tidak boleh terus dipertaruhkan akibat lambannya penanganan infrastruktur.
(Fakih)