Bagikan Berita/artikel ini
DEPOK| centralberitarakyat.com – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Kobong Kyai Roby yang berada di kawasan Dongkal dilaporkan terbakar pada Rabu pagi, 12 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api terlihat cukup besar dan terekam dalam sejumlah video yang kemudian beredar melalui grup WhatsApp warga.
Sejumlah masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok agar segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Salah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi, Slamet, mengatakan api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 03.28 WIB.
“Warga mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 03.26 WIB. Api terlihat cukup besar sehingga warga langsung berupaya meminta bantuan petugas,” ujar Slamet.
Tak berselang lama, sekitar 20 menit kemudian, petugas Damkar Kota Depok tiba di lokasi. Petugas langsung berjibaku bersama warga untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan tersebut. Tiga unit berasal dari sektor Damkar Tapos, sementara dua unit lainnya didatangkan dari sektor Damkar Cimanggis.
Petugas bersama masyarakat akhirnya melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Begitu pula dengan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.
Warga di sekitar lokasi menduga kebakaran dapat saja dipicu oleh berbagai faktor, seperti kebocoran atau penggunaan kompor gas maupun korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman.
Dinas Damkar Kota Depok mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Warga juga diminta tidak membakar sampah secara sembarangan, memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, serta memeriksa selang dan regulator tabung gas sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Selain itu, berbagai peralatan elektronik seperti kipas angin dan perangkat listrik lainnya sebaiknya dicabut dari sumber listrik apabila tidak digunakan atau ketika rumah ditinggalkan.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin dan mencegah api meluas ke bangunan maupun lingkungan di sekitarnya.
(NW)