Bagikan Berita/artikel ini
DEPOK| centralberitarakyat.com – Festival Perahu Naga di Kota Depok dinilai memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai instrumen sport tourism sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hj. Yeti Wulandari, SH, menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan festival menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak lagi sekadar kompetisi olahraga, tetapi telah memiliki daya tarik yang berpotensi menjangkau tingkat nasional, Minggu (9/8/2026).
“Festival Perahu Naga ini sudah semakin berkualitas dan bertaraf nasional. Karena itu, saya melihat kegiatan ini jangan hanya dipahami sebagai perlombaan olahraga, tetapi harus dikembangkan menjadi bagian dari destinasi wisata Kota Depok,” ucap Politisi wanita partai Gerindra Kota Depok jebolan Fakultas Hukum Universitas Pancasila ini, Minggu 9/8/2026.
Menurutnya, pengembangan Festival Perahu Naga harus menggunakan pendekatan lintas sektor. Olahraga, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta pemberdayaan masyarakat perlu ditempatkan dalam satu kerangka kebijakan agar kegiatan tersebut menghasilkan manfaat yang lebih luas.
“Ketika sebuah event olahraga mampu mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah, maka di situ ada potensi pariwisata dan ekonomi. Ini yang harus kita tangkap. Jangan hanya mengejar kemeriahan acara, tetapi harus ada dampak ekonomi yang terukur bagi masyarakat,” terangnya.
Hj.Yeti Wulandari menilai, bahwa salah satu sektor yang paling berpotensi memperoleh multiplier effect adalah UMKM. Tingginya mobilitas pengunjung dapat menciptakan pasar baru bagi produk kuliner, kerajinan, produk kreatif, dan berbagai komoditas lokal.
“UMKM harus menjadi bagian penting dari Festival Perahu Naga. Mereka harus diberikan ruang yang memadai untuk memasarkan produk. Kalau pengunjung ramai, transaksi ekonomi juga harus meningkat. Jadi, masyarakat bukan hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisasi tata kelola festival. Menurutnya, peningkatan status menuju event bertaraf nasional harus diikuti dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan, promosi, keamanan, kenyamanan pengunjung, pengelolaan kawasan, serta sistem evaluasi yang jelas.
“Kalau kita ingin festival ini benar-benar bertaraf nasional, tentu standar penyelenggaraannya juga harus nasional. Promosinya harus lebih luas, kualitas pertandingannya harus dijaga, dan fasilitas pendukung harus terus diperbaiki,” ujar Srikandi Gerindra Kota Depok.
Lebih jauh, pimpinan DPRD Kota Depok empat periode ini pun mendorong agar Festival Perahu Naga memiliki kesinambungan sebagai agenda strategis Kota Depok. Ia menilai kegiatan tersebut perlu dikembangkan dalam bentuk kalender wisata olahraga sehingga masyarakat dan calon wisatawan dapat mengetahui agenda secara lebih pasti.
“Jangan sampai Festival Perahu Naga hanya menjadi kegiatan tahunan yang selesai setelah acara berakhir. Kita harus membangun ekosistemnya. Ada promosi sebelum acara, aktivitas ekonomi selama acara, dan evaluasi setelah acara,” jelasnya.
Hj.Yeti mengatakan, bahwa keberhasilan sebuah event publik tidak cukup diukur dari jumlah peserta atau banyaknya penonton. Indikator yang lebih substantif adalah kemampuan kegiatan menciptakan dampak ekonomi, memperluas promosi daerah, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat identitas Kota Depok.
“Yang saya harapkan sederhana, pariwisatanya berkembang, UMKM-nya tumbuh, masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi, dan Depok semakin dikenal. Kalau itu bisa dicapai, berarti Festival Perahu Naga memiliki nilai strategis bagi pembangunan kota,” katanya.
Ia pun mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas olahraga, pelaku UMKM, masyarakat, dan sektor swasta agar pengembangan festival tidak berjalan secara parsial.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Komunitas olahraga, masyarakat, UMKM, dunia usaha, dan seluruh stakeholder harus dilibatkan. Kolaborasi itu penting supaya festival ini memiliki fondasi yang kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan penguatan tata kelola, promosi, kualitas kompetisi, dan keterlibatan UMKM, Festival Perahu Naga berpeluang dikembangkan sebagai salah satu ikon sport tourism Kota Depok. Bagi Hj. Yeti Wulandari, orientasi akhirnya bukan sekadar meningkatkan skala event, tetapi memastikan pertumbuhan kegiatan tersebut menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.
(NW)