Bagikan Berita/artikel ini
Kabupaten Bekasi – Jumat 3 juli 2026, Kondisi Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang menghubungkan Kecamatan Cikarang Barat dengan Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dinilai semakin memprihatinkan. Infrastruktur yang dibangun sejak era 1980-an itu disebut belum pernah menjalani perbaikan total hingga saat ini.

Sejumlah kerusakan tampak di berbagai bagian jembatan, mulai dari pagar pengaman yang berkarat dan rusak, permukaan jalan yang menurun, hingga lantai jembatan yang berlubang. Warga khawatir kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan bertonase besar yang setiap hari melintas.
Salah seorang warga Kampung Wangkal Jati, Bobi Benuaji, mengatakan kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, saat hujan turun, air mengalir ke badan jembatan karena banyak bagian yang berlubang dan hanya ditambal secara swadaya oleh warga.

“Jembatan CBL perlu mendapat perhatian karena dibangun sekitar tahun 1980-an sampai sekarang belum ada perbaikan. Kalau hujan, air turun ke badan jembatan karena sudah banyak yang bolong. Selama ini hanya ditambal oleh warga,” kata Bobi.
Ia juga menyoroti meningkatnya volume kendaraan seiring pesatnya pembangunan kawasan perumahan di sekitar lokasi. Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan bangunan liar di sekitar perempatan jembatan yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan.
“Jembatan ini harus segera direhabilitasi. Saat jam sibuk, kemacetan bisa lebih dari satu jam. Selain kondisi jembatan, warung-warung dan bangunan liar di pinggir jalan juga menjadi penyebab kemacetan,” ujarnya. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun instansi terkait segera melakukan rehabilitasi menyeluruh terhadap Jembatan CBL agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin dan kemacetan dapat diminimalkan.
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX