Situ Rawa Besar Kp. Lio Kian Terabaikan, Warga Desak Pemkot Depok Lakukan Penataan Menyeluruh

Bagikan Berita/artikel ini

DEPOK| centralberitarakyat.com   – Kondisi Situ Rawa Besar di Kampung Lio, RW 013, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, menjadi sorotan warga. Kawasan yang dahulu sempat menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat kini dinilai semakin tidak terawat, dengan berbagai fasilitas yang terlihat kumuh dan kehilangan fungsi utamanya sebagai destinasi rekreasi keluarga.

Pantauan warga menunjukkan sejumlah area yang semestinya digunakan sebagai ruang bermain anak dan tempat bersantai kini dipenuhi gerobak serta barang-barang milik pedagang yang sudah tidak lagi beroperasi. Pemandangan tersebut dinilai mengurangi kenyamanan pengunjung sekaligus menurunkan daya tarik kawasan situ yang berada di pusat Kota Depok tersebut.

Sebagai salah satu ruang terbuka hijau dan kawasan resapan air, Situ Rawa Besar seharusnya memiliki peran penting bagi lingkungan maupun aktivitas sosial masyarakat. Namun kondisi saat ini justru memunculkan keprihatinan. Selain persoalan penataan kawasan, akses jalan di sekitar situ juga disebut kerap tergenang banjir setiap kali hujan turun.

Bahrul, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengungkapkan bahwa Situ Rawa Besar pernah menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan tingkat kunjungan yang tinggi, terutama pada sore hari.

“Ketika pertama kali diresmikan, kawasan ini selalu ramai. Banyak keluarga datang untuk bersantai dan para pelaku UMKM mendapatkan manfaat ekonomi yang cukup besar. Namun dalam beberapa tahun terakhir jumlah pengunjung terus menurun sehingga banyak pedagang yang akhirnya berhenti berjualan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurut Bahrul, menurunnya aktivitas pengunjung berdampak langsung terhadap roda perekonomian masyarakat sekitar yang sebelumnya menggantungkan pendapatan dari kegiatan usaha di kawasan tersebut.

Senada dengan itu, tokoh pemuda Kampung Lio, Marwaji, menilai kondisi Situ Rawa Besar saat ini sudah membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Depok. Ia berharap pemerintah tidak membiarkan kawasan tersebut terus mengalami penurunan kualitas.

“Situ Rawa Besar memiliki potensi besar karena lokasinya sangat strategis, berada di tengah kota dan dekat dengan jalur yang menghubungkan kawasan Pasar Lama serta Jalan Dewi Sartika. Jika ditata dengan baik, kawasan ini bisa kembali menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus mendukung perekonomian warga,” katanya.

Marwaji menegaskan bahwa penanganan yang dibutuhkan tidak hanya sebatas mempercantik kawasan situ, tetapi juga mencakup penataan pedagang, perbaikan fasilitas umum, hingga penyelesaian persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga.

Menurutnya, setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, genangan air kerap muncul dan bahkan dapat bertahan selama beberapa hari. Kondisi ini membuat warga merasa khawatir karena banjir sudah menjadi persoalan yang berulang.

“Warga berharap ada langkah nyata dari dinas terkait untuk mengatasi banjir sekaligus mengembalikan fungsi kawasan Situ Rawa Besar sebagai ruang publik yang bersih, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Masyarakat kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kota Depok agar segera melakukan peninjauan lapangan dan menyusun program revitalisasi secara menyeluruh. Penataan kawasan situ, pemberdayaan kembali pelaku UMKM, perbaikan fasilitas umum, hingga penanganan banjir dinilai menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali salah satu aset lingkungan dan wisata kota yang selama ini menjadi kebanggaan warga Kampung Lio.
(NW)

Related Posts

Rahmad Sukendar Desak KPK Periksa Menteri ATR/BPN, Kasus Suap HGB Summarecon Harus Diusut Tuntas

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJAKARTA| centralberitarakyat.com   – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor yang menyeret Presiden Direktur PT Summarecon Agung…

Baca selengkapnya

Kabupaten Bogor “Darurat Integritas”: Setelah Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniCIBINONG| centralberitarakyat.com   – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 85 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 102 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 108 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 131 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 164 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 300 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah