Bagikan Berita/artikel ini
Bogor| centralberitarakyat.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) menggelar Bogorun 2026 sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Ajang lari yang berlangsung di Taman Budaya Sentul City pada Minggu, 10 Mei 2026 itu menargetkan 4.100 peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan Bogorun kini tidak lagi sekadar kegiatan olahraga komunitas, melainkan mulai diarahkan menjadi ajang profesional dengan standar internasional.
“Alhamdulillah, berkat kreativitas teman-teman KORMI, Bogorun telah berkembang menjadi acara lari yang bukan sekadar hobi, melainkan naik kelas ke tingkat profesional. Bahkan di tahun 2027, kami menargetkan sertifikasi internasional,” kata Rudy, Jumat, 8 Mei 2026.
Bogorun 2026 mengusung tema “Eco Movement” dengan tiga kategori lomba, yakni Kuta 5K, Udaya 10K, dan Wangsa Half Marathon. Seluruh rute disebut telah mengantongi sertifikasi nasional dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).
Rudy menilai penyelenggaraan Bogorun menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam peringatan HJB ke-544.
Menurut dia, sinergi antara KORMI, NPCI, dan KONI menjadi bagian penting dalam pengembangan ajang tersebut.
“Bogorun menjadi momentum kita memperingati Hari Jadi Bogor dengan semangat kolaborasi; dari Bogor untuk Indonesia,” ujarnya.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, kegiatan ini juga membawa pesan kepedulian lingkungan melalui konsep “Eco Movement”. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap Bogorun dapat menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu memperkuat citra daerah sekaligus mendorong sektor sport tourism di Kabupaten Bogor.
(FH)