Bagikan Berita/artikel ini
Bogor| centralberitarakyat.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menemui ribuan warga yang berunjuk rasa menuntut penertiban aktivitas tambang berizin di Kabupaten Bogor. Di hadapan massa, Rudy menyatakan akan mengawal langsung aspirasi masyarakat hingga ke tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pertemuan berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Senin (4/5). Warga mendesak pemerintah mengambil langkah tegas terhadap dampak pertambangan, terutama kerusakan jalan dan gangguan keselamatan pengguna jalan.
Rudy hadir bersama jajaran pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, dan Sekretaris Daerah. Ia memilih berdialog langsung dengan massa, yang sejak pagi memadati lokasi aksi.

“Semua aspirasi akan kami bawa ke Gubernur Jawa Barat. Kami tidak tinggal diam,” kata Rudy di hadapan peserta aksi.
Ia menyebut, salah satu solusi yang tengah disiapkan adalah pembangunan jalur khusus tambang.
Menurut dia, jalur tersebut diharapkan dapat memisahkan kendaraan tambang dari lalu lintas umum, yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Namun demikian, pernyataan itu belum sepenuhnya menjawab tuntutan massa yang menginginkan langkah cepat dan konkret, termasuk evaluasi izin tambang yang dinilai merugikan masyarakat sekitar.
Sejumlah warga dalam aksi tersebut menilai pemerintah daerah selama ini lambat merespons dampak aktivitas tambang.
Selain merusak infrastruktur jalan, lalu lintas kendaraan berat juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.
Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri berada di posisi yang tidak sederhana. Di satu sisi, aktivitas pertambangan menjadi bagian dari roda ekonomi daerah. Di sisi lain, tekanan masyarakat untuk penertiban semakin menguat.
Rudy menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya mencari titik temu antara kepentingan ekonomi dan keselamatan warga. “Kami ingin ada solusi yang adil. Investasi jalan, masyarakat juga harus aman,” ujarnya.
(FH/NW).