*Ironi Bumi Tegar Beriman: Kursi Empuk Pejabat di Atas Tanah yang Lapar*

Bagikan Berita/artikel ini

Centralberitarakyat.com | – Kabupaten Bogor kembali berdiri di persimpangan ironi yang tajam. Di satu sisi, laporan terbaru menunjukkan lonjakan kekayaan pejabat publik yang signifikan—salah satunya mencatat kenaikan harta hingga 35%. Namun di sisi lain, realitas di gang-gang sempit dan pelosok desa menceritakan kisah yang jauh berbeda. Meskipun pemerintah mengklaim angka

kemiskinan turun menjadi 6,25% pada tahun 2025, jeritan masyarakat tentang sulitnya mencari kerja dan tingginya biaya hidup tetap nyaring terdengar.
Ketimpangan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan paradoks moral. Bagaimana mungkin di wilayah dengan APBD fantastis senilai Rp11,4 triliun, sisa-sisa kemiskinan ekstrem masih gagal dihapuskan?

DPRD pun sempat menyoroti bahwa kualitas layanan bantuan sosial dan jaminan kesejahteraan belum maksimal. Lebih parah lagi, di tengah meroketnya harta para pemimpinnya, Pemkab Bogor justru dilanda isu “gagal bayar” terhadap ratusan proyek pembangunan di awal 2026 karena kas daerah yang menipis.

Kesenjangan ini menciptakan jurang psikologis yang berbahaya. Masyarakat dipaksa menonton “pertunjukan kekayaan” melalui LHKPN para pejabat, sementara mereka sendiri harus bertahan di tengah ancaman defisit anggaran yang diprediksi mencapai Rp2,5 triliun pada 2026. Investasi memang mengalir deras, namun sering kali hanya menjadi pemanis bagi para pemilik modal dan pemangku kebijakan, tanpa benar-benar menyentuh akar pengangguran di tingkat lokal.
Editorial ini menjadi pengingat: pembangunan yang hanya memperkaya mereka yang sudah berkuasa adalah pembangunan yang gagal.

Kabupaten Bogor tidak butuh pejabat yang semakin kaya saat warganya masih bergulat dengan perut kosong.

Sudah saatnya transparansi dan etika publik dikedepankan, agar APBD benar-benar menjadi alat kesejahteraan, bukan sekadar instrumen pengumpulan pundi-pundi pribadi

(Fakih)

Related Posts

Heboh Isu Pocong di Tengah Masyarakat, Kapolda Banten Serukan Tetap Tenang

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniSerang| centralberitarakyat.com  – Menyikapi beredarnya isu dan video yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat terkait kemunculan sosok “pocong palsu”, Polda Banten mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak…

Baca selengkapnya

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJakarta| centralberitarakyat.com  , 25 Mei 2026 – Bareskrim Polri bersama PT PLN (Persero) menyampaikan hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 60 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 165 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

Lautan Peziarah Padati TPU Cimpaeun Depok di Hari Lebaran, Tradisi Ziarah Kian Semarak

  • By Nawawi
  • Maret 22, 2026
  • 77 views
Lautan Peziarah Padati TPU Cimpaeun Depok di Hari Lebaran, Tradisi Ziarah Kian Semarak

Kebersamaan Keluarga Ahmad Syafei Sambut Bulan Ramadhan Lewat Tradisi Cucurak

  • By Nawawi
  • Februari 17, 2026
  • 158 views
Kebersamaan Keluarga Ahmad Syafei Sambut Bulan Ramadhan Lewat Tradisi Cucurak

Pemkab Bogor Pastikan Dana Pembayaran Kontraktor Aman, Target Cair Sebelum Ramadan

  • By Nawawi
  • Januari 29, 2026
  • 183 views
Pemkab Bogor Pastikan Dana Pembayaran Kontraktor Aman, Target Cair Sebelum Ramadan

Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Depok Gandeng BKMM dan BPJS Ketenagakerjaan

  • By Nawawi
  • Januari 6, 2026
  • 187 views
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Depok Gandeng BKMM dan BPJS Ketenagakerjaan