Bagikan Berita/artikel ini
Bogor | centralberitarakyat.com – Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya menggelar audiensi dengan ATR/BPN Cibinong sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pertanahan yang lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (5/12/2025) itu diwarnai dialog terbuka mengenai peran media dan institusi pertanahan dalam mengawal kebijakan publik.
Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, SH., menegaskan bahwa audiensi tersebut menjadi ruang strategis dalam mendorong keterlibatan publik terhadap berbagai isu pertanahan. Menurutnya, partisipasi masyarakat sipil adalah elemen penting agar kebijakan yang dijalankan tidak menyimpang dari prinsip keadilan dan aturan yang berlaku.
“Sinergitas PWRI dan ATR/BPN Cibinong harus menjadi instrumen pengawasan yang memastikan kebijakan pertanahan di tingkat lokal berjalan sesuai prosedur,” ujar Rohmat.
Ia menambahkan bahwa kehadiran PWRI bukan sekadar sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan atau policy watchdog yang menyampaikan kritik berbasis data, analisis, dan kebutuhan masyarakat.
PWRI Bogor Raya, lanjut Rohmat, berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sosial demi memastikan setiap kebijakan pertanahan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan mendorong keadilan agraria.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Cibinong, Fredy Marfin, M.Si., menilai media memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi publik mengenai administrasi pertanahan. Ia menyampaikan bahwa BPN Kabupaten Bogor terus berupaya memperkuat kualitas layanan, membuka ruang komunikasi, serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
Audiensi berlangsung hangat dan substantif. Kedua institusi sepakat memperluas kolaborasi, memperkuat mekanisme komunikasi, dan memastikan informasi terkait kebijakan serta layanan pertanahan dapat diakses masyarakat secara lebih mudah, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
(NW)