H. Igun Sumarno Kritik Disfungsi Birokrasi dan Defisit Akuntabilitas dalam Pengelolaan Pokir DPRD Depok

Bagikan Berita/artikel ini

Depok | centralberitarakyat.com — Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Igun Sumarno, melayangkan kritik tajam terhadap lemahnya transparansi dan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah dalam pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Pentolan PAN ini menilai, bahwa persoalan tersebut mencerminkan disfungsi birokrasi yang berdampak langsung pada efektivitas perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, hilangnya sejumlah pokir anggota dewan menunjukkan adanya defisit tata kelola pemerintahan (Governance Deficit) di Kota Depok.

“Saat kami konfirmasi ke Bappeda, arahnya justru dialihkan ke BKD, sementara BKD pun mengaku tidak mengetahui persoalannya. Ini menunjukkan bahwa sistem koordinasi pemerintahan kita tidak berjalan secara fungsional”, ujar H. Igun saat rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Senin (10/11/2025).

Ia menegaskan, bahwa kondisi tersebut menandakan kegagalan birokrasi dalam menerapkan interoperabilitas kelembagaan, yakni kemampuan antar instansi untuk saling berbagi informasi dan bertindak konsisten terhadap tujuan pembangunan. Ketika mekanisme koordinatif ini tidak berjalan, kebijakan publik menjadi tidak sinkron dan kehilangan akuntabilitas di hadapan masyarakat.

H. Igun juga mengkritik rendahnya responsivitas pejabat eksekutif terhadap komunikasi formal DPRD.

“Kami saja sebagai lembaga resmi sulit memperoleh jawaban dari pejabat daerah, apalagi masyarakat biasa. Ini menandakan degradasi etika birokrasi dan hilangnya semangat pelayanan publik”, tegasnya.

Kritik ini menggambarkan merosotnya profesionalisme aparatur dalam menjalankan fungsi administratif dan etis pemerintahan.

Lebih jauh, ia mengungkapkan, bahwa persoalan tersebut telah berkembang menjadi krisis legitimasi kelembagaan, di mana pokir sebagai instrumen representasi politik kehilangan fungsinya sebagai kanal aspirasi publik.

Ketidakterbukaan dan lemahnya koordinasi lintas instansi tidak hanya menghambat realisasi program, tetapi juga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola kebijakan secara partisipatif.

“Pokir bukan sekadar hasil reses dewan, tetapi manifestasi partisipasi publik dalam kebijakan pembangunan. Ketika instrumen itu diabaikan tanpa transparansi dan akuntabilitas, pemerintah daerah telah gagal menegakkan prinsip ‘Good Local Governance”, tutup H. Igun dengan nada kritis.

(NW)

Related Posts

Konsolidasi Jelang Musda, Ketua DPC FORKABI se-Kota Depok Nyatakan Dukungan Penuh kepada Edi Dadang Candra

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniDEPOK|  centralberitarakyat.com  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FORKABI Kota Depok menggelar konsolidasi bersama seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Depok dalam rangka mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda)…

Baca selengkapnya

Kapolda Metro Jaya Resmi Rotasi 22 Pejabat, Dirlantas hingga Kapolres Metro Depok Berganti

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJAKARTA| centralberitarakyat.com   – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi sejumlah pejabat strategis. Sebanyak 22 pejabat utama dan kapolres di lingkungan Polda Metro…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 42 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 59 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 66 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 83 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 134 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 248 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah