Bagikan Berita/artikel ini
Jakarta | centralberitarakyat.com-Duka mendalam menyelimuti dunia keuangan tanah air. Mantan Direktur PT Danareksa, Harry Nugroho Prasetyo Danardojo (50), meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya tertimpa pohon tumbang di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/10/2025) sore.
Peristiwa tragis itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Jakarta. Harry tengah mengemudikan sedan Toyota Lexus hitam bernomor polisi B 1732 SJV seorang diri, melaju ke arah selatan. Tiba-tiba, pohon besar jenis pinang tumbang dan menimpa bagian depan mobilnya.
Kerasnya benturan membuat kabin mobil hancur total, dan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
“Korban memang sedang sendiri, beliau pemilik kendaraan, bukan sopir,” ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Harnas Prihandito saat dikonfirmasi, Senin (27/10/2025).
“Bagian kap mobil hancur parah sampai menekan kursi di dalamnya. Kondisi mobil benar-benar ringsek,” tambahnya.
Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan lain. Petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan dinas pertamanan segera mengevakuasi korban serta membersihkan batang pohon yang melintang di jalan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Harry. Ia mengaku mengenal almarhum secara pribadi.
“Almarhum Harry ini saya kenal secara pribadi. Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan,” ujar Pram di Balai Kota.
Pemprov DKI, lanjut Pram, telah menawarkan bantuan santunan sesuai ketentuan, yakni Rp50 juta bagi korban meninggal dunia dan Rp25 juta untuk kerusakan kendaraan akibat pohon tumbang. Namun, pihak keluarga menolak bantuan tersebut dan memilih untuk menangani seluruh urusan secara mandiri.
“Keluarga menyampaikan terima kasih, tapi mereka menolak santunan karena merasa sudah mampu mengurus sendiri,” ungkap Pram.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan masyarakat akan bahaya cuaca ekstrem yang kian sering terjadi di ibu kota. Pemprov DKI pun berkomitmen melakukan evaluasi terhadap kondisi pohon-pohon tua di sejumlah ruas jalan untuk mencegah insiden serupa terulang.
(NW)