Bagikan Berita/artikel ini
Central Berita Rakyat. Com Kedungwaringin – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa Tahun 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Bank Sampah dan Rocket Stove yang bertempat di Aula Kantor Desa Kedungwaringin pada Sabtu 1 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Kedungwaringin sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari perwakilan Pihak Desa Kedungwaringin dan Ketua Pelaksana KKN. Dalam sambutannya, disampaikan harapan agar kegiatan ini mampu mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjadi langkah awal dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Kedungwaringin.
Materi disampaikan oleh Ibu Atun Rodiatun dan Bapak Supendi. Pada sesi sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai kondisi permasalahan sampah di Indonesia, dampak pencemaran terhadap lingkungan dan kesehatan, pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), serta konsep dan mekanisme pengelolaan Bank Sampah sebagai salah satu solusi pengurangan sampah yang juga memiliki nilai ekonomi.
Selain itu, pemateri juga memperkenalkan Rocket Stove, yaitu kompor hemat energi yang memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar. Teknologi ini dinilai mampu menjadi alternatif yang ramah lingkungan karena lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar serta menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan metode pembakaran konvensional.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan sampah, manfaat Bank Sampah, serta pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. Edukasi ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Desa Kedungwaringin.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, pemateri, dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan dapat terus meningkat serta menjadi budaya positif di Desa Kedungwaringin.
Wartawan: Haris Pranatha