Bagikan Berita/artikel ini
Depok | centralberitarakyat.comAksi tawuran antar pelajar kembali terjadi di kawasan Jalan Juanda, Kota Depok. Namun berkat kesiapsiagaan patroli gabungan yang digelar Koramil 03 Sukmajaya bersama Satlinmas, Mitra Jaya, dan Pokdar Kamtibmas, bentrokan remaja itu berhasil digagalkan pada Senin (20/10/2025) malam.
Empat remaja berhasil diamankan saat terlibat dalam aksi tawuran di Jembatan Pengarengan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Mereka diketahui masih berstatus pelajar dari beberapa sekolah di Depok.
“Benar, kami mengamankan sejumlah remaja yang kedapatan ikut tawuran. Mereka masih di bawah umur dan berstatus pelajar,” ujar Babinsa Koramil 03 Sukmajaya, Pelda Ratum, saat dikonfirmasi awak media, Senin dini hari.
Menurut Pelda Ratum, aksi tawuran itu dipicu oleh saling ejek di media sosial yang kemudian berlanjut dengan ajakan untuk bertemu dan berkelahi. “Awalnya saling ejek di grup WhatsApp, lalu janjian untuk tawuran. Untungnya kami cepat merespons dan menggagalkannya,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan mengamankan belasan remaja, namun hanya empat di antaranya yang terbukti aktif terlibat. Mereka berasal dari berbagai sekolah seperti SMK Multikom, SMPN 3, SMPN 8, SMPN 28, dan beberapa sekolah swasta di kawasan Cisalak.
“Tidak ada korban luka dalam kejadian ini. Para pelaku sudah kami serahkan kepada orang tua masing-masing untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah,” tambah Ratum.
Sementara itu, Wadanramil 03 Sukmajaya, Kapten Inf. Zainal Arifin, menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat kegiatan patroli malam dan pembinaan terhadap pelajar di wilayah binaannya.
“Koramil akan rutin melakukan pembinaan dan sosialisasi di sekolah-sekolah agar kejadian seperti ini tidak terulang. Kami ingin membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat, sehingga setiap potensi gangguan bisa terpantau dan cepat diatasi,” tegas Kapten Zainal.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Linmas, Mitra Jaya, Pokdar Kamtibmas, dan masyarakat merupakan kunci menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Patroli akan terus kami lakukan demi memastikan Kota Depok tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
(NW)