Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Depok – Penyakit campak atau measles kembali menjadi sorotan setelah munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang mencatat ribuan kasus suspek dan belasan korban meninggal. Kondisi ini menjadi peringatan nyata bahwa campak masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati, menegaskan bahwa campak merupakan salah satu penyakit menular yang sangat berbahaya. Virus Morbillivirus, penyebab utama penyakit ini, bisa menyerang hampir 100 persen anak yang belum memiliki kekebalan tubuh.
> “Edukasi kepada orang tua sangat penting. Bahwa pencegahan terbaik terhadap campak adalah dengan imunisasi campak-rubella (MR) yang bisa membangun kekebalan tubuh anak,” ujar Mary kepada wartawan, Jumat (5/9/2025).
Mary menjelaskan, virus campak ditularkan melalui udara maupun kontak langsung dengan penderita. Meski monyet dapat terinfeksi, hanya manusia yang menjadi sumber utama penularan.
> “Karena penularannya hanya terjadi antar manusia, maka kekebalan individu dan cakupan imunisasi menjadi kunci utama pencegahannya,” tambahnya.
Mary mengingatkan agar para orang tua tidak menunda atau ragu memberikan imunisasi MR kepada anak-anak mereka. Selain melindungi si buah hati, imunisasi juga berfungsi memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.
> “Mari kita bersama-sama lindungi anak-anak dari bahaya penyakit campak melalui imunisasi lengkap. Dengan begitu, generasi Depok ke depan akan tumbuh sehat dan kuat,” pungkasnya.
Dengan semakin banyaknya kasus campak yang terjadi di beberapa daerah, Dinkes Kota Depok berharap masyarakat makin sadar bahwa imunisasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.
(NW)