Bagikan Berita/artikel ini
Centralberitarakyat.com| Bogor, 26 Maret 2026 –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat pengembangan Kecamatan Sukamakmur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi percepatan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Pengembangan kawasan Sukamakmur difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, serta penguatan sektor unggulan berbasis potensi lokal, seperti pariwisata, pertanian, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wilayah ini dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi simpul ekonomi baru.
Menjawab tantangan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menetapkan strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan terintegrasi.
Strategi ini mencakup penguatan infrastruktur dan konektivitas, pengembangan kawasan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meningkatkan daya beli.
Strategi tersebut diharapkan mampu menciptakan efek domino terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya di wilayah Bogor Timur.
Pemkab Bogor menegaskan bahwa percepatan CDOB Bogor Timur tidak hanya berkaitan dengan pemekaran administratif, melainkan juga upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan merata.
“Penguatan Sukamakmur sebagai pusat ekonomi baru menjadi fondasi penting dalam mendorong terbentuknya Bogor Timur sebagai daerah otonom, sehingga pembangunan dapat lebih merata,” ujar perwakilan Pemkab Bogor.
Hadirnya pusat ekonomi baru di Sukamakmur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Saat tim CentralBeritaRakyat.com melintas di kawasan Sukamakmur, terlihat geliat aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai meningkat. Sejumlah pelaku usaha lokal memanfaatkan akses jalan yang semakin baik untuk mengembangkan usaha di sektor kuliner, pertanian, hingga jasa wisata. Kondisi ini menjadi indikator awal tumbuhnya pusat ekonomi baru di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan seluruh tahapan administratif dan kajian teknis CDOB Bogor Timur berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Respons positif datang dari masyarakat yang berharap percepatan pembangunan dan pemekaran wilayah dapat membuka akses ekonomi lebih luas serta meningkatkan kualitas layanan publik.
Dengan langkah strategis dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Bogor optimistis Sukamakmur akan berkembang menjadi motor penggerak ekonomi baru sekaligus mempercepat terwujudnya Bogor Timur sebagai daerah otonomi yang mandiri dan berdaya saing di tingkat nasional.
(Fakih)
