Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Sorotan tajam datang dari gedung dewan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kota Depok. Anggota DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah, mengingatkan agar sistem layanan medis tidak terjebak pada tumpukan administrasi semata, sementara keselamatan pasien terabaikan.
Pernyataan itu disampaikan Ade pada Rabu (25/2/2026), menanggapi berbagai dinamika pelayanan kesehatan yang dinilai masih perlu pembenahan serius.
“Setiap kebijakan di sektor kesehatan menyangkut nyawa manusia. Jangan sampai prosedur dan administrasi justru mengalahkan keselamatan warga,” tegas politisi dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut.
Menurutnya, rumah sakit, puskesmas, hingga fasilitas layanan kesehatan lainnya harus menempatkan aspek kemanusiaan sebagai prioritas utama. Ia menilai, regulasi dan tata kelola memang penting, namun tidak boleh menjadi penghambat tindakan cepat saat pasien membutuhkan pertolongan darurat.
Ade juga mengingatkan nilai moral yang termaktub dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Maidah ayat 32, yang menekankan bahwa menyelamatkan satu jiwa sama artinya dengan menyelamatkan seluruh manusia.
“Ayat ini bukan sekadar pesan spiritual, tetapi menjadi pengingat etis bagi seluruh pemangku kebijakan. Setiap pasien datang membawa harapan dan keselamatan hidupnya. Kelalaian sekecil apa pun bisa berdampak besar,” ujarnya.
Melalui pernyataan ini, DPRD mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mutu pelayanan kesehatan di Depok, mulai dari sistem rujukan, respons kegawatdaruratan, hingga perlindungan hak-hak pasien. Dewan berharap kebijakan yang diambil pemerintah daerah benar-benar berdampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan yang disampaikan jelas: pelayanan kesehatan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tanggung jawab kemanusiaan yang menyangkut hidup dan mati warga Kota Depok.
(Fakih)