KPK Dalami Pertemuan HM Kunang dengan Pihak Swasta, Istri Diperiksa Terkait Dugaan Ijon Proyek Rp9,5 Miliar

Bagikan Berita/artikel ini

JAKARTA| centralberitarakyat.com  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan praktik ijon proyek yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Terbaru, penyidik memeriksa Kartika Sari, istri dari HM Kunang, ayah Ade Kuswara, guna mendalami sejumlah pertemuan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk menggali informasi seputar komunikasi dan pertemuan antara HM Kunang dengan pihak swasta yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh HMK dengan SRJ,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Kartika Sari diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian pendalaman konstruksi perkara yang kini tengah dikembangkan penyidik.

Ade Kuswara: Saya Baru Menjabat 9 Bulan

Sebelumnya, Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui persoalan yang terjadi di lingkungan pemerintahannya, termasuk kasus yang menjeratnya. Ia berdalih masa jabatannya yang baru berjalan sembilan bulan membuatnya belum sepenuhnya memahami proses anggaran dan perencanaan pembangunan.

“Saya ini baru menjabat 9 bulan. Jadi saya juga belum hafal betul terkait proses anggaran maupun pembangunan,” ujar Ade saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung KPK, Kamis (29/1).

Ade juga mengklaim belum ada proyek yang dieksekusi selama dirinya menjabat. Ia menduga ada pihak-pihak yang memanfaatkan namanya untuk kepentingan tertentu.

“Kalau dimanfaatkan, mungkin saja ada yang jual-jual nama saya. Tapi sejak saya masuk 2025 menuju 2026, belum ada rencana-rencana proyek seperti itu, dan insyaallah tidak akan pernah terjadi,” tuturnya.

Tiga Tersangka dan Aliran Dana Rp9,5 Miliar

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni:

1. Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif

2. HM Kunang, ayah Ade Kuswara

3. Sarjan, pihak swasta

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa Ade dan HM Kunang diduga menerima uang sebesar Rp9,5 miliar dari Sarjan. Uang tersebut disebut sebagai ijon atau uang muka untuk pengamanan proyek yang rencananya akan dikerjakan pada 2026.

“Total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” jelas Asep.

KPK menduga dana tersebut merupakan bagian dari komitmen awal untuk menjamin proyek tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Namun, detail proyek yang dimaksud masih terus didalami penyidik.

Kasus ini menambah daftar panjang praktik dugaan korupsi berbasis pengamanan proyek daerah. KPK menegaskan akan menelusuri seluruh aliran dana dan peran masing-masing pihak guna memastikan pertanggungjawaban hukum secara menyeluruh.
(NW)

Related Posts

Rahmad Sukendar Desak KPK Periksa Menteri ATR/BPN, Kasus Suap HGB Summarecon Harus Diusut Tuntas

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJAKARTA| centralberitarakyat.com   – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor yang menyeret Presiden Direktur PT Summarecon Agung…

Baca selengkapnya

Kabupaten Bogor “Darurat Integritas”: Setelah Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniCIBINONG| centralberitarakyat.com   – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 84 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 102 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 106 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 131 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 163 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 300 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah