Bagikan Berita/artikel ini
CILODONG| centralberitarakyat.com – Komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas organisasi kembali ditegaskan Divisi Infanteri 1 Kostrad melalui pelaksanaan Audit Kinerja Tahap II Inspektorat Kostrad (Itkostrad) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut diawali dengan penerimaan Tim Audit Kinerja oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., yang berlangsung di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Senin (6/7/2026). Tim audit dipimpin langsung oleh Irkostrad, Mayjen TNI Jannie Aldri Siahaan, S.E., M.B.A.
Dalam sambutannya, Pangdivif 1 Kostrad menegaskan bahwa audit kinerja merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap program kerja dan penggunaan anggaran berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance), efektif, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, audit tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi juga menjadi sarana konsultasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan dalam pengelolaan organisasi. Melalui proses tersebut, satuan diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan manajemen risiko, serta meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaan program dan anggaran.
Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar juga mengajak seluruh pejabat dan personel di lingkungan Divif 1 Kostrad untuk memanfaatkan kehadiran Tim Audit Itkostrad sebagai mitra strategis dalam membangun koordinasi dan komunikasi yang konstruktif.

Ia berharap seluruh jajaran dapat bersikap terbuka selama proses audit berlangsung, sehingga berbagai kendala di bidang administrasi maupun pengelolaan anggaran dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara tepat, demi mendukung peningkatan kualitas kinerja serta kemajuan Divisi Infanteri 1 Kostrad di masa mendatang.
Pelaksanaan Audit Kinerja Tahap II Itkostrad TA 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas organisasi dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara.
(NW)