KEJAKSAAN NEGERI KABUPATEN BOGOR DINILAI MELEMPEM, MAFIA ASET MASIH BEBAS BERKELIARAN

Bagikan Berita/artikel ini

BOGOR| centralberitarakyat.com  – Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor dalam mengusut tuntas kasus dugaan penjarahan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendapat sorotan tajam. Korps Adhyaksa dinilai lamban dan tidak taring dalam menyentuh para mafia aset. Kondisi ini memicu gelombang protes dari masyarakat yang menuntut kepastian hukum dan transparansi.

Kritik keras salah satunya datang dari Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara). Mereka menilai penanganan kasus yang berjalan di tempat membuat para mafia aset negara masih bisa “lenggang kangkung” tanpa tersentuh hukum.

Desak Transparansi, Jangan Sampai “Di-Peti-Es-Kan”
Aliansi PANDAWA mendesak Kejari Kabupaten Bogor untuk segera mengambil langkah konkret dan membuka progres penyelidikan kepada publik. Mereka mencurigai adanya upaya untuk mengulur-ulur waktu dalam penyelesaian kasus krusial ini.

“Kami mempertanyakan sejauh mana proses hukum ini berjalan. Jangan sampai kasus yang merugikan daerah dan warga Kabupaten Bogor ini sengaja di-peti-es-kan atau diredam secara diam-diam,” ujar perwakilan Aliansi PANDAWA dalam pernyataan sikapnya.

Tuntutan Aliansi PANDAWA
Dalam tuntutannya, aliansi ini menegaskan beberapa poin penting demi menyelamatkan aset negara:

* Percepat Proses Hukum: Kejari harus segera menetapkan tersangka dan tidak mengulur waktu.

* Buka Transparansi Publik: Publik berhak tahu aset mana saja yang dijarah dan siapa dalangnya.

* Sapu Bersih Mafia Aset: Jangan ada tebang pilih atau kompromi hukum dengan para pemburu pemburu aset daerah.

Lambannya respons Kejari Kabupaten Bogor dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di wilayah Bogor. Jika tidak ada progres signifikan dalam waktu dekat, Aliansi PANDAWA mengancam akan melakukan aksi massa yang lebih besar untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

Koordinator Aliansi PANDAWA, menyatakan bahwa penundaan penegakan hukum dalam kasus ini mencederai kepercayaan masyarakat Bogor. Ia mencurigai adanya upaya sengaja untuk mengulur-ulur waktu agar kasus menguap begitu saja.
“Kami mempertanyakan sejauh mana proses hukum ini berjalan. Jangan sampai kasus yang merugikan daerah dan warga Kabupaten Bogor ini sengaja di-peti-es-kan atau diredam secara diam-diam. Publik butuh transparansi nyata, bukan sekadar janji penyelidikan yang berjalan di tempat,” tegas [Rizwan Riswanto koordinator Aliansi PANDAWA] dalam pernyataan sikap resminya di Bogor.
(Red)

Related Posts

Persiapan Haji 2027 Depok Mulai Digeber, Biaya, Kantor hingga Keterbatasan SDM Jadi Sorotan

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniDEPOK| centralberitarakyat.com   – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 di Kota Depok mulai digenjot. Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok bersama berbagai pihak melakukan pematangan sejumlah kebutuhan,…

Baca selengkapnya

Warga Jatijajar Soroti Dugaan “Uang Koordinasi” Proyek Pengaspalan, LPM Diminta Buka Suara

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniDEPOK| centralberitarakyat.com   – Proyek pengaspalan jalan di wilayah Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, tengah menjadi perhatian warga. Pasalnya, muncul informasi mengenai dugaan adanya permintaan sejumlah uang…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 79 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 98 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 104 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 124 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 157 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 296 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah