Bagikan Berita/artikel ini
Bogor| centralberitarakyat.com – Kawasan wisata Nirmala di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kini mencuri perhatian sebagai destinasi baru yang tengah naik daun. Perubahan drastis ini tak lepas dari pembangunan infrastruktur Jalan Nirmala yang kini tampil mulus dan nyaman, menggantikan kondisi sebelumnya yang rusak dan sulit dilalui.
Transformasi tersebut langsung berdampak signifikan saat momen libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Pada Senin (23/3/2026), arus wisatawan memadati kawasan ini. Pengunjung datang dari berbagai wilayah, mulai dari sekitar Kecamatan Nanggung hingga luar daerah seperti Jakarta dan Tangerang. Tingkat keramaian bahkan disebut-sebut menyerupai kawasan Puncak di akhir pekan.
Dulu, akses menuju kawasan wisata yang berada di kaki Taman Nasional Gunung Halimun Salak ini dikenal ekstrem. Jalan berbatu, licin, dan berlumpur saat hujan membuat kawasan tersebut terkesan terisolasi selama bertahun-tahun. Kini, wajah Nirmala berubah total dengan akses jalan yang dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat secara lancar.

Lonjakan kunjungan wisatawan pun menjadi bukti nyata dampak pembangunan tersebut. Selama masa libur Lebaran, kepadatan kendaraan menuju kawasan Nirmala terlihat meningkat tajam. Situasi ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Warga Desa Malasari menyambut perubahan ini dengan antusias. Mereka mengaku pembangunan jalan menjadi jawaban atas harapan lama untuk memiliki akses yang layak dan mendukung pertumbuhan desa.
“Alhamdulillah, sekarang desa kami mulai dikenal luas. Wisatawan banyak datang, ekonomi warga juga ikut bergerak,” ungkap salah satu warga.
Ramainya kunjungan turut mendorong geliat usaha masyarakat, mulai dari kuliner, penyedia jasa wisata, hingga usaha kecil lainnya. Desa Malasari pun perlahan bertransformasi menjadi kawasan wisata yang hidup dan berkembang.
Pembangunan Jalan Nirmala sendiri memiliki nilai strategis karena menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Sukabumi. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan, sekaligus mengangkat potensi wisata lokal agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
(NW)
