Bagikan Berita/artikel ini
Depok| centralberitarakyat.com – Kepolisian Resor Metro Depok menyatakan sikap tegas dalam menjaga ketenangan dan kekhusyukan bulan suci Ramadan. Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, memastikan tidak ada toleransi terhadap aksi tawuran maupun penyalahgunaan obat terlarang, khususnya tramadol, yang kerap menyasar kalangan remaja.
Penegasan tersebut disampaikan langsung Kapolres saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid yang berlokasi di Jalan At-Tawwabin, Kelurahan Cilangkap, Jumat (6/2/2026) siang. Kegiatan itu dihadiri unsur Polsek setempat, Camat, Lurah, tokoh agama, serta warga sekitar.
Dalam arahannya, Abdul Waras menekankan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat keimanan dan memperbap akhlak, bukan justru diwarnai aksi kekerasan dan penyimpangan perilaku yang meresahkan masyarakat.
“Ramadan adalah bulan ibadah. Tidak boleh ada tawuran, tidak boleh ada kekerasan, apalagi penyalahgunaan obat-obatan seperti tramadol. Pelanggaran akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” ujar Kapolres di hadapan jamaah.
Kapolres juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah kenakalan remaja. Ia mengajak orang tua, tokoh agama, serta unsur tiga pilar—Polri, TNI, dan pemerintah daerah—untuk aktif mengawasi dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus ke pergaulan negatif.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban selama Ramadan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat, pemerintah wilayah, dan warga, Kapolres optimistis Kota Depok dapat menjalani Ramadan tahun ini dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir.
(Fakih)