Bagikan Berita/artikel ini
centralberitarakyat.com, Depok — Pemerintah Kota Depok terus menggeber pembangunan infrastruktur jalan demi meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga. Salah satu proyek strategis yang kini jadi sorotan adalah rekonstruksi Jalan Cipayung–Pitara Tahap III, yang ditinjau langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Selasa (29/7/2025).
Didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Supian meninjau progres pekerjaan konstruksi turap dan pelebaran jalan yang sedang berlangsung.
> “Hari ini kami membangun turap sebagai penguatan struktur jalan menuju Pitara. Setelah selesai, jalan akan dilebarkan untuk mempermudah akses masyarakat,” ujar Supian di sela kunjungannya.
Proyek Berkelanjutan untuk Infrastruktur Lebih Tangguh
Pembangunan jalan Cipayung–Pitara merupakan proyek berkelanjutan yang sudah dimulai sejak 2023. Tahap I telah rampung pada tahun tersebut, disusul Tahap II pada 2024, dan kini berlanjut ke Tahap III pada 2025. Fokus pekerjaan kali ini adalah pelebaran ruas jalan sekaligus penguatan dinding kali agar infrastruktur lebih kokoh dan tahan lama.
> “Mudah-mudahan wilayah Cipayung semakin baik, tidak hanya dari sisi akses transportasi, tetapi juga pelayanan pemerintah terhadap masyarakat,” kata Supian optimis.
Rencana Besar Tahun 2026: Citayam hingga Pasir Putih
Tak hanya berhenti di Cipayung–Pitara, Wali Kota juga mengungkap rencana lanjutan tahun 2026, yaitu pelebaran jalan dari Pertigaan Jembatan Serong ke arah selatan menuju perbatasan Citayam. Pemerintah juga akan membenahi jalur alternatif Cipayung–Pasir Putih melalui Jalan Muhidin, yang selama ini dikenal sempit dan rawan kemacetan.
> “Ruas-ruas jalan ini dimanfaatkan oleh masyarakat setiap hari, namun kondisinya belum maksimal. Kami akan lakukan pelebaran dan peningkatan kualitas, supaya warga bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.
Komitmen Tingkatkan Mobilitas Warga
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Depok dalam menjawab kebutuhan mobilitas warga, khususnya di kawasan yang berkembang pesat seperti Cipayung. Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kota.
Pemerintah berharap pembangunan ini tak hanya mempercepat arus lalu lintas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemudahan akses transportasi.
(NW)