PWRI Kecam RSUD Kota Bogor: Layanan Publik Buruk, Konstitusi Dihina!

Bagikan Berita/artikel ini

Kota Bogor |centralberitarakyat.com RSUD Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Insiden arogansi pelayanan terjadi pada Jum’at (3/10/2025), ketika awak media hendak membantu pimpinan redaksi Detiksatu.com yang tengah dirawat namun mengalami kendala biaya.

Awal mula persoalan terjadi saat awak media mendatangi resepsionis untuk mencari arahan. Petugas keamanan dengan ramah memfasilitasi hingga mengantar ke ruang Sekretaris Direktur (Sekdir). Namun, pelayanan justru berubah dingin ketika bertemu seorang pegawai di ruangan tersebut.

Alih-alih memberikan solusi, pegawai itu menanggapi dengan sinis. Ia menegaskan, bahwa Sekdir Reno sedang rapat di Balai Kota, lalu menyindir status media yang datang.

“Kalau satu bendera media saja minta pembebasan biaya, rumah sakit bisa bangkrut”, ujar pegawai tersebut, Jum’at (3/10/2025),

Pernyataan ini menimbulkan kekecewaan mendalam. Sikap arogan tersebut tidak hanya menyinggung martabat Jurnalis, tetapi juga memperlihatkan rendahnya empati rumah sakit publik terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan pelayanan dasar.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham, dikonfirmasi terkait insiden ini. Namun hingga berita diturunkan, tidak ada respons yang diberikan. Sikap diam ini kian mempertegas lemahnya akuntabilitas manajemen RSUD.

Ketua PWRI yang dimintai tanggapan menilai argumentasi ‘RSUD bisa bangkrut’ adalah bentuk logika sesat. Menurutnya, potensi kebangkrutan rumah sakit lebih terkait pada praktik korupsi dan tata kelola keuangan yang buruk, bukan karena pasien miskin mencari keringanan biaya.

Ia menegaskan bahwa konstitusi telah mengatur secara jelas tanggung jawab negara atas kesehatan rakyat. Pasal 34 ayat (3) UUD 1945 menyebutkan negara wajib menyediakan fasilitas kesehatan. Hal itu diperkuat oleh UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN yang menekankan kewajiban pemerintah dalam menjamin pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi.

Tanggung jawab negara dalam sektor kesehatan tidak berhenti pada pembangunan fisik rumah sakit. Itu mencakup penyediaan obat esensial, layanan medis yang terjangkau, hingga perlindungan bagi warga yang menghadapi kendala biaya. Dalih finansial tidak boleh dijadikan alasan mengabaikan hak kesehatan rakyat.

Kasus ini menunjukkan adanya jarak antara norma hukum dengan praktik pelayanan publik. RSUD sebagai institusi yang dibiayai pajak rakyat seharusnya menjadi garda depan akses kesehatan, bukan justru memproduksi stigma dan arogansi birokrasi.

Dengan insiden ini, publik menuntut transparansi dan evaluasi serius terhadap tata kelola RSUD Kota Bogor. Tanpa pembenahan manajemen dan penguatan integritas pelayanan, rumah sakit daerah berpotensi kehilangan legitimasi sebagai institusi publik yang berpihak pada rakyat.

(NW)

Related Posts

Beli Nasi Kuning Diduga Tak Dibayar, Bentrokan Berdarah di Menteng Tewaskan Satu Orang

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniJAKARTA| centralberitarakyat.com   – Bentrokan berdarah antara warga dengan sekelompok orang di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), berujung tragis. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia,…

Baca selengkapnya

Jaga Kondusivitas Kawasan Industri Karawang, Kapolda Jabar Gandeng Ormas dan LSM

Bagikan Berita/artikel ini

Bagikan Berita/artikel iniBandung| centralberitarakyat.com  – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka menjaga kondusivitas kawasan industri di Kabupaten Karawang bersama perwakilan organisasi…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek

Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

  • By Nawawi
  • Juli 6, 2026
  • 42 views
Wujudkan Kepedulian dan Transparansi, Katar RW 01 Mekarjaya Bagikan Santunan ke Puluhan Anak Yatim dan Disabilitas

Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

  • By Nawawi
  • Juni 22, 2026
  • 59 views
Semarak 1 Muharram 1448 H, Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai di Masjid Merah Depok

Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

  • By Nawawi
  • Juni 18, 2026
  • 66 views
Bersihkan Lingkungan & Kendalikan Sampah, RW 01 Mekarjaya Usulkan Pengembangan Bank Sampah

Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

  • By Nawawi
  • Mei 30, 2026
  • 83 views
Di Usia 60 Tahun, Ahmad Seru Tetap Menjual Kopi Keliling Demi Istri yang Stroke dan Tiga Anak

Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

  • By Nawawi
  • Mei 22, 2026
  • 135 views
Waspada Modus Kejahatan Saat Listrik Padam, Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Panik

Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah

  • By Nawawi
  • April 6, 2026
  • 248 views
Nahari Resmi Jabat Ketua RT 03/10 Sukatani, Siap Benahi Lingkungan dan Atasi Persoalan Sampah